Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB Habib Syarief Muhammad menyoroti banyak sekolah yang tak punya masjid di lingkungannya. Padahal, keberadaan masjid di lingkungan sekolah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan ibadah para siswa. Dia meminta Pemerintah menyiapkan anggaran khusus.
“Padahal, para siswa sangat membutuhkan tempat ibadah yang layak di lingkungan sekolah, terutama untuk salat wajib. Ketika hari Jumat, mereka semakin memerlukan masjid untuk pelaksanaan salat Jumat,” ujar Habib Syarief dalam keterangannya, Jumat (28/11/2025).
Politisi asal Dapil Jawa Barat I itu menegaskan, fasilitas masjid tidak boleh dianggap sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi pembentukan karakter spiritual peserta didik.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini anggaran pembangunan fisik sekolah yang disediakan pemerintah hanya diperuntukkan bagi pembangunan ruang kelas dan toilet. Aturan tersebut membuat sekolah tidak dapat memanfaatkan anggaran untuk pembangunan masjid.
“Saat ini, anggaran fisik hanya untuk ruang kelas dan toilet. Tidak ada pos untuk masjid, sehingga sekolah tidak bisa membangun masjid dari anggaran yang ada,” tegasnya.
<Oleh karena itu, Habib Syarief meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) untuk mempertimbangkan penyediaan anggaran khusus pembangunan masjid sekolah pada tahun anggaran berikutnya.
Dia menilai langkah ini akan membantu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih berkarakter dan mendukung kegiatan keagamaan para siswa.
“Kami mendesak adanya alokasi khusus. Dengan adanya anggaran pembangunan masjid, sekolah tidak lagi kebingungan menyediakan tempat ibadah untuk para siswanya,” tambahnya.
Dia berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti pemerintah, mengingat besarnya kebutuhan fasilitas ibadah di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. FB03
