Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, masih menangkap komitmen kuat memberantas korupsi dari Presiden Prabowo. Uniknya, Mahfud melihat itu dari kehadiran Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, yang dirasa disokong langsung Prabowo.
“Sejauh ini dari pernyataan-pernyataan Pak Prabowo itu menggambarkan komitmen yang kuat untuk memberantas korupsi secara sungguh-sungguh, memulai dengan yang luar biasa tapi bisa dilakukan lebih dulu, dan itu sudah dibantu oleh seorang pemberani yang bernama Purbaya,” kata Mahfud kepada terusterang.id dan ditayangkan dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Selasa (04/11/2025).
Mahfud menyadari, belakangan sudah mulai bermunculan pihak-pihak yang memberikan sentimen negatif kepada Menkeu Purbaya. Tapi, bagi Mahfud, sebenarnya tidak terlalu penting apapun motif sebenarnya dari Purbaya membongkar atau mengungkap sesuatu.
“Apapun motifnya Purbaya tidak penting bagi saya, kan sudah mulai banyak nih. Terlepas banyak orang yang sakit hati, marah, gitu, tersinggung, ada yang bilang, wah ini untuk panjat sosial, panjat politik, tidak apa-apa bagi saya, yang penting demokrasi itu berjalan dan negara tidak jumud,” ujar Mahfud.
Terlebih, ia berpendapat, dari tahun ke tahun Kemenkeu seperti tidak melakukan perubahan. Bahkan, ketika sudah diberi tahu masalah-masalah yang ada, Kemenkeu seperti tidak mau berubah, sehingga harus ada perubahan yang dilakukan Purbaya.
Selain itu, Mahfud turut menangkis kekhawatiran sebagian publik soal apakah nanti perubahan yang dibawa Purbaya tidak mampu membereskan masalah-masalah yang ada. Menurut Mahfud, jika itu terjadi harus ada perubahan lainnya lagi yang dihadirkan.
“Demokrasi kan gitu, demokrasi itu menghendaki adanya sirkulasi kepemimpinan agar isinya selalu baik di dalam sirkulasi itu. Tidak apa-apa, pokoknya kita dukung lah Purbaya sampai saat ini masih sangat bagus dia. Saya kira yang paling menarik bagi masyarakat, buktinya surveinya lalu melampaui politisi-politisi aman,” kata Mahfud.
Kemudian, Mahfud melihat, ada kondisi yang mendukung Purbaya karena DPR hari ini turut berada di bawah kendali Presiden Prabowo. Artinya, ada back up besar untuk Menkeu Purbaya dan sokongan itu tidak lain langsung datang dari Presiden Prabowo.
Termasuk, lanjut Mahfud, dalam menghadapi kelompok-kelompok oligarki. Maka itu, Mahfud meyakini, jika memang ada komitmen yang kuat Menkeu Purbaya akan bisa membersihkan, terutama atas korupsi-korupsi yang selama ini ada di Kemenkeu.
“Kalau Pak Prabowo ini nampaknya dia back up total, di DPR-nya dia kuasai. Kemudian, Pak Purbaya-nya di (wawancara bilang) ini saya di back up Presiden, kalau tidak di-back up Presiden juga tidak bisa membongkar kasus-kasus besar. Kan bisa dipotong di tengah jalan kalau Presiden-nya tidak mau,” ujar Mahfud. (WS05)
