Pakar hukum tata negara dan mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, menerima kunjungan dari sejumlah purnawirawan. Uniknya, kunjungan terjadi secara bergantian oleh purnawirawan TNI dan purnawirawan Polri.
Pada Kamis (23/10/2025), kunjungan datang dari Forum Purnawirawan Prajurit (FPP) TNI. Hadir antara lain Jenderal (Purn) Fachrul Razi, Marsekal (Purn) Hanafie Asnan, Laksma (Purn) Moeriono Aladin, dan hakim agung adhoc 2007-2008, Dwi Tjahyo.
Mereka datang ke kantor Mahfud di Jalan Kramat, Kenari, Senan, Jakarta Pusat. Mahfud mengungkapkan, kedatangan sejumlah purnawirawan itu untuk menyampaikan berbagai gagasan tentang perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.
“Pertemuan ini juga menjadi silaturahmi dan temu kangen saya dengan para sahabat,” kata Mahfud, Kamis (23/10/2025).
Berselang lima hari, Mahfud menerima kunjungan dari sejumlah purnawirawan Polri. Hadir Irjen (Purn) Taufiqurrahman Ruki, Komjen (Purn) Ito Sumardi, Irjen (Purn) Togar Sianipar, Irjen (Purn) Aryanto Sutadi, dan Irjen (Purn) Bekto Suprapto.
Kemudian, ada pula Irjen (Purn) Ronny Sompie, Irjen (Purn) Ricky Sitohang, Irjen (Purn) Syafrizal, Irjen (Purn) Winarto, dan Irjen (Purn) Achmad Hidayat. Mahfud menyampaikan, mereka berdiskusi tentang masa lalu dan masa depan Polri.
“Dengan berpijak pada kondisi kepolisian saat ini. Semuanya sadar bahwa Polri sedang menjadi sorotan, semuanya ingin agar Polri kembali ke jati dirinya sebagai polisi masyarakat,” ujar Mahfud.
Mahfud menambahkan, mereka berdiskusi tentang makna hakiki dan operasional dari konsep reformasi Polri. Menurut Mahfud, semua ide-ide tentang reformasi harus ditampung secar adil dan seimbang.
“Untuk kemudian kita olah dengan niat tulus untuk memposisikan Polri sebagai aset penjaga dan pemaju NKRI,” kata Mahfud. (WS05)
