Udayana Bentuk Tim Investigasi Dugaan Perundungan Timothy

Renungan malam mengenang kepergian (alm) TImothy Anugerah Saputra yang digelar mahasiswa dan alumni Universitas Udayana, Jumat (17/10/2025). Foto: Instagram @univ.udayana
Renungan malam mengenang kepergian (alm) TImothy Anugerah Saputra yang digelar mahasiswa dan alumni Universitas Udayana, Jumat (17/10/2025). Foto: Instagram @univ.udayana

Rektorat Universitas Udayana Bali membentuk tim investigasi untuk menelusuri kasus tewasnya mahasiswa bernama Timothy Anugrah Saputra yang diduga menjadi korban perundungan rekan-rekannya. Pembentukan tim dikemukakan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto, usai hadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo, Minggu (19/10/2025).

“Pihak rektor sudah membentuk tim untuk menginvestigasi, mengecek apa yang sebenarnya terjadi,” kata Brian.

Selain itu, kata Brian, Rektorat Udayana memfasilitasi pendampingan bagi keluarga korban dan pihak terkait. Ia menekankan, Kemendiktisaintek akan terus memantau perkembangan kasus tersebut agar penanganannya berjalan transparan dan adil.

Brian menyebut, peristiwa meninggalnya mahasiswa Unud ini menjadi refleksi bersama bagi seluruh civitas akademika agar lebih peka kondisi mahasiswa di lingkungan kampus. Terutama, yang mungkin menghadapi tekanan sosial atau psikologis.

“Banyak kasus yang sifatnya tertutup. Padahal, itu yang perlu dicermati bersama. Kami ingin kampus membangun atmosfer yang saling peduli dan mendukung,” ujar Brian.

Sebelumnya, Timothy Anugerah Saputra (22) ditemukan meninggal diduga akibat bunuh diri Rabu (15/10/2025). Mahasiswa semester VII Program Studi Sosiologi Udayana itu disebut mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan dari rekan-rekannya.

Peristiwa ini memicu gelombang kemarahan publik, terlebih usai beredar tangkapan layar percakapan grup WhatsApp yang menunjukkan korban sering jadi bahan ejekan. Apalagi, usai kejadian sejumlah mahasiswa Udayana justru melecehkan kematian Timothy di media sosial, yang kemudian memantik kecaman luas di dunia maya. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.