Masyarakat Diimbau Waspadai Penipuan Melalui Scam Video Call

(ilustrasi) Panggilan video call yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Foto: Wahyu Suryana
(ilustrasi) Panggilan video call yang dilakukan melalui aplikasi WhatsApp. Foto: Wahyu Suryana

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang, Banten, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesadaran digital di era perkembangan teknologi komunikasi. Khususnya, terhadap penipuan baru melalui scam video call.

Kepala Diskominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany mengatakan, scam video call umumnya dimulai dengan pelaku yang menghubungi korban melalui panggilan video. Kemudian, melakukan tindakan tidak senonoh saat panggilan berlangsung.

“Jika korban menunjukkan wajahnya, pelaku biasanya akan mengambil tangkapan layar atau screenshot untuk dijadikan alat pemerasan. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali modusnya agar tidak jadi korban,” kata Mugiya, Senin (13/10/2025).

Di era saat ini, ia menekankan, perlu lebih waspada terhadap modus penipuan baru. Mugiya menyarankan agar masyarakat tidak terjebak dalam praktik penipuan ini seperti tidak menerima video call dari nomor tak dikenal dengan mudah.

“Pastikan hanya menerima panggilan video dari kontak yang sudah dikenal. Jika ada panggilan dari nomor asing, sebaiknya diabaikan untuk menghindari risiko penipuan,” ujar Mugiya.

Bila tidak sengaja mengangkat panggilan video dari nomor mencurigakan, Mugiya menyarankan, segera matikan kamera. Hal itu dirasa bisa jadi langkah penting dalam rangka mencegah pelaku melihat atau mengambil gambar wajah Anda.

“Jika merasa terganggu oleh panggilan mencurigakan, segera blokir nomor tersebut. Langkah ini dapat mencegah pelaku melakukan kontak lebih lanjut,” kata Mugiya. (Antara/WS05)