Meksiko Tuntut Aktivis Kemanusiaan yang Ditahan Israel Dibebaskan

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam konferensi pers di Istana Nasional di Mexico City, Meksiko (03/10/2025). Foto: Istimewa
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, dalam konferensi pers di Istana Nasional di Mexico City, Meksiko (03/10/2025). Foto: Istimewa

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menuntut repatriasi segera enam warga Meksiko yang ditahan oleh otoritas Israel. Hal itu terjadi setelah Israel mencegat sebuah kapal yang berupaya menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kota Gaza.

Shein mengonfirmasi jumlah tersebut dalam konferensi pers rutin dan menyebut kalau aktivis-aktivis itu ditahan otoritas Israel di Pelabuhan Ashdod. Para aktivis yang ditangkap di konvoi kapal Global Sumud Flotilla belum menerima dukungan konsuler.

Mereka akan dibawa ke pusat penahanan. Namun, Konsulat Meksiko akan memberikan dukungan apa pun yang dibutuhkan untuk mencegah itu. Shein menuntut agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau rakyat Palestina dan Israel menghentikan tindakannya.

“Agresi terhadap Gaza harus dihentikan,” kata Shein, Jumat (03/10/2025).

Saat ini, Shein menambahkan, Kementerian Luar Negeri Meksiko masih terus memantau dan menindaklanjuti secara cepat peristiwa yang disayangkan ini. Shein menegaskan, mereka menjamin hak rekan-rekan sebangsa yang ditahan dan mengupayakan pembebasan.

“Melalui segala jalur hukum dan diplomatik yang memungkinkan, pemulangan mereka secepatnya ke negara kita,” ujar Shein. (Antara/WS05)