Menggulir layar (scrolling) hingga larut malam telah menjadi kebiasaan umum di era digital. Tapi, begadang hingga dini hari dapat berdampak lebih dari sekadar menimbulkan lingkaran hitam di area bawah mata.
Dokter ahli bedah bariatrik dan metabolik dari Delhi, Dinesh Thakur menyampaikan, dampak scrolling layar hingga larut malam yakni berat badan akan mudah bertambah. Sebab, begadang mengganggu hormon lapar.
Kemudian, memicu keinginan makan junk food dan penumpukan lemak perut. dan tubuh akan mengalami ketidakseimbangan hormon. Kurang tidur turut memperlambat metabolisme dan tingkatkan hormon stres seperti kortisol.
Kebiasaan tersebut juga meningkatkan risiko diabetes karena bisa mempengaruhi sensitivitas insulin. Sehingga, meningkatkan risiko diabetes dan meningkatkan tekanan darah dan membebani jantung.
Selain itu, orang-orang yang gemar begadang akan lebih mudah terkena gangguan mental seperti mudah cemas dan tersinggung. Bahkan, mengalami kelelahan kronis. Ia menekankan, konsumsi kopi tidak memiliki pengaruh.
“Tak ada kopi yang dapat menggantikan kurangnya tidur nyenyak dan memulihkan tubuh,” kata Dinesh, Rabu (17/09/2025).
Ia menekankan, kebiasaan kurang tidur mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Dinesh menyampaikan, pilihan memprioritaskan istirahat yang cukup sangat penting untuk kesejahteraan jangka panjang.
“Tidur larut malam bukan hanya tentang lingkaran hitam, tapi secara diam-diam merusak kesehatan dengan cara yang tak pernah dibayangkan,” ujar Dinesh.
Menurut studi yang diterbitkan pada 15 Juni 2022 oleh National Heart, Lung, and Blood Institute, tidur kurang dari tujuh sampai delapan jam per malam dapat berdampak signifikan pada berbagai aspek kesehatan.
Kurang tidur melemahkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko kondisi kronis seperti jantung, tekanan darah, obesitas, dan stroke. Serta, mengganggu fungsi kognitif seperti perhatian dan ingatan.
“Berhentilah menggulir layar hingga pukul dua pagi. Mulailah tidur tepat waktu, dan anda akan merasakan kontrol berat badan, energi, dan kesehatan secara keseluruhan yang lebih baik,” kata Dinesh. (Antara/WS05)
