Inisiatifnews.com – Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik memberikan apresiasi kepada tim dokter kesehatan (Dokkes) Polri yang melakukan autopsi terhadap jasad Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hal ini ia sampaikan karena menurut Taufan, para dokter tersebut sangat terbuka memberikan keterangan terkait kondisi jenazah Brigadir J yang tewas diduga akibat ditembak mati oleh Bharada E.
“Kami merasa bahwa keterangan dari tim Dokkes ini sudah sangat komprehensif dan nanti hasil-hasilnya akan kami olah,” kata Taufan Damanik dalam jumpa pers, Senin (25/7).
Dijelaskan Taufan, semua keterangan yang disampaikan oleh tim dokter Polisi tersebut nantinya akan dicocokkan dengan keterangan pihak keluarga almarhum.
“Kami padukan crosscheck analisisnya dengan hasil-hasil yang sebelumnya kami dapatkan, baik dari pihak keluarga almarhum Yoshua,” ujarnya.
Lebih lanjut, Taufan mengatakan bahwa keterangan tim Dokkes dan pihak keluarga bakal menjadi materi tambahan dan pelengkap yang nantinya akan menentukan kesimpulan. Termasuk rekomendasi Komnas HAM terkait kasus penembakan terhadap Brigadir J.
“Supaya mempermudah kami nanti membuat kesimpulan, rekomendasi dengan bantuan dari ahli itu. Semua bahan-bahan sudah kami kumpulkan,” paparnya.
