Sindir Soal RUU PKS, Ernest Sarankan DPR Jualan Pemutih Selangkangan di IG

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa.

Inisiatifnews.comKomedian Ernest Prakasa menyindir para anggota dewan yang memilih menarik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) karena alasan sulit dibahas.

Ia menyarankan dari pada menjadi anggota dewan, sebaiknya para anggota DPR tersebut jadi admin reposter di Instagram (IG) saja.

Bacaan Lainnya

“Kalo mau gampang jangan jadi anggota DPR Pak, bikin akun repost aja di IG,” kata Ernest, Rabu (1/7/2020).

Dengan menjadi admin konten repost di IG, akan jauh lebih gampang dibanding ngurus regulasi yang dinilainya penting direalisasikan.

“Tinggal nyolong konten Tonight Show sama stand-up comedy Kompas/Indosiar, terus follower banyak, terus jualan pemutih selangkangan deh. Gampang banget,” ujarnya.

Perlu diketahui, bahwa sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR RI Marean Dasopang menyampaikan alasan mengapa komisimya mengusulkan agar RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dikeluarkan dari daftar Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020. Alasan yang dikemukakan adalah RUU inisiatif DPR itu sulit dibahas.

“Kami menarik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. Karena pembahasannya agak sulit,” ujar Marwan dalam rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR, Selasa (30/6).

Marwan pun menyampaikan, Komisi VIII mengusulkan pembahasan RUU tentang Kesejahteraan Lanjut Usia untuk masuk daftar Prolegnas Prioritas 2020.

“Sekaligus kami mengusulkan ada yang baru yaitu RUU tentang Kesejahteraan Lanjut Usia. Karena RUU Penanggulangan Bencana sudah berjalan, perkiraan teman-teman RUU tentang Kesejahteraan Lanjut Usia masih bisa kita kerjakan,” tuturnya. [REL]