Inisiatifnews.com – Pandemi Covid-19 belum juga berlalu. Meski demikian, kehidupan harus tetap dijalani. Di tengah pandemi Covid-19 yang belum diketahui kapan akan berakhir, pemerintah menerapkan kondisi kenormalan baru atau new normal agar masyarakat bisa tetap beraktivitas.
Kenormalan baru memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan aktivitas dengan memperhatikan serta menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 seperti menggunakan masker, menjaga jaral atara satu individu dengan yang lainnya, dan mencuci tangan dengan sabun.
Menurut Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo, kunci keberhasilan penerapan kenormalan baru adalah kedisiplinan.
“Kedisiplinan merupakan kunci keberhasilan penerapan new normal (kenormalan baru). Displin veritas yakni keutaman dan kebijakan untuk taat terhadap kaidah moral, peraturan demi tujuan kebaikkan bersam,” ujar Romo Benny, Minggu (14/6).
Lebih lanjut, rohaniawan Katolik ini menjelakan, disiplin berasal dari Bahasa Latin, asal katanya “discipline” memiliki arti latihan atau pendidikan kesopnan serta kerohanian yang bertujuan untuk mengembangkan tabiat.
Dia menambahkan, disiplin muncul sebagai usaha memperbaiki prilaku individu, yang nantinya menciptakan taat azaz dan patuh pada peraturan atau norma yang berlaku.
Romo Benny mengimbau, masyarakat tetap disiplin dalam masa pascapemulihan dalam berdaptasi di tengah kenormalan baru.
“Displin kunci utama dalam adapatasi menuju kehidupan baru, maka dibutuhkan kedisplinan dalam menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas di kontor, dunia usaha, di pasar, mall, tranpotasi publik, perusahaan, serta menjalankan roda perekonomian,” terangnya.
Menurutnya, mentaati protokol kesehatan harus menjadi cara berpikir, bertindak, berelasi setiap individu. Dengan membangun kultur displin dalam diri sendiri artinya kita tengaj menyelamatkan jiwa sesama manusia.
“Displin harus dibatin dalam perilaku hidup sehari-hari setiap warga negara untuk memasuki fase baru dalam adapatasi, menuju hidup kenormalan baru sampai vaksin covid (Covid-19) ditemukan,” pungkas Romo Benny. (INI)
