Inisiatifnews.com – Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menyindir Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menyinggung tentang RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
Fadli menyebut, pemerintahlah yang mengusulkan RUU ini. Padahal menurut Fadli, dalam situasi dan kondisi sekarang ini, RUU HIP tidak penting dibahas apalagi disahkan sebagai Undang-undang.
Fadli mengicaukan sindiran kepada Mahfud lewat akun Twitter resminya, @fadlizon, Minggu (31/5). Ia mengunggah tautan link berisi berita sindiran tersebut. “Mahfud Singgung RUU HIP, Fadli : Hari Gini Masih Bicara Haluan Ideologi Pancasila,” kicau Fadli.
Melihat kicauan Fadli, Mahfud tergelitik untuk meluruskan. Mahfud men-skak mat Fadli lantaran ternyata RUU HIP yang mengusulkan justru lembaga legislatif DPR. Di mana Fadli duduk menjadi wakil rakyat di sana.
“Hahaha, Bung Fadli. Yang usul RUU HIP itu lembaga Anda. DPR yang usul, termasuk Gerindra, bukan Pemerintah,” kicau Mahfud lewat akunnya @mohmahfudmd, Minggu (31/5/2020).
Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menyarankan, jika Fadli keberatan dengan pembahasan RUU ini, mestinya sebelumnya Fadli dan rekan DPR lainnya menolak RUU ini dijadikan usul inisiatif DPR.
“Kalau Anda keberatan hari gini masih bicara haluan ideologi, seharusnya Anda yang ada di DPR menolak RUU itu disahkan untuk dijadikan usul inisiatif DPR. Selamat Idul Fitri ya,” ujar Mahfud.
Melihat jawaban Mahfud, warganet dengan akun @Ganasotoku nyinyir kepada Fadli. Menurutnya, Fadli kena kick langsung. “Good Job Pak @mohmahfudmd, @fadlizon kena KICK MAHFUD!” tulisnya.
Mahfud pun menjawab, ia tak bermaksud demikian. Dia hanya ingin meluruskan apa yang diutarakan oleh Fadli Zon tersebut.
“Saya tak bermaksud dan tak ada guna nge-kick @fadlizon. Tapi saat Webinar dengan rektor-rektor UIN kemarin ada yang resah karena ada RUU HIP. Saya bilang kita akan mengawal agar RUU HIP tak membuka pintu bagi komunisme. Eh Fadli Zon menyoal RUU HIP itu. Maka Saya bilang, loh RUU itu usul DPR. Dia kan di DPR,” terangnya.
Seperti diketahui, saat Webinar bersama Forum rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), Sabtu (30/5) kemarin, Mahfud mendapat pertanyaan soal RUU HIP. Mahfud menyebut, RUU ini justru bertujuan menguatkan ideologi bangsa Indonesia, yakni Pancasila. Bukan untuk memberikan ruang bagi PKI maupun ajaran terlarang lainnya bangkit dan subur lagi di Indonesia.
Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini mempersilakan publik mengkritik dam memberi masukan untuk RUU HIP.
“RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang sekarang ada bukan untuk membuka pintu bagi komunisme, tapi untuk menguatkan Pancasila sebagai ideologi negara,” ungkap Mahfud.
Sebelumnya, dalam sindirannya, Fadli menyatakan, dalam situasi dan kondisi saat ini, RUU HIP tidak penting dibahas apalagi disahkan sebagai Undang-undang. “Ini RUU yang sama sekali nggak penting. Hari gini masih bicara Haluan Ideologi Pancasila. Apa urgensinya?” heran Fadli.
Dia menegaskan, penguatan mengenai Pancasila sudah selesai tahun 1945 oleh para pemikir yang semuanya adalah orang-orang hebat. “Yang mau khianat pada Pancasila ya komunisme,” tandas Fadli. (FMM)
