China, Inisiatifnews.com – Pemilik perusahaan e-commerce raksasa asal China Alibaba, Jack Ma memiliki kepedulian terhadap wabah virus Corona (Covid-19) yang saat ini tengah mewabah di hampir seluruh penjuru dunia.
Salah satunya adalah Afrika. Melalui yayasannya yakni Jack Ma Foundation, ia mengirimkan 20.000 alat pendeteksi virus Covid-19 ke 54 negara di benua Afrika
“Untuk mengatasi kemungkinan meningkatnya permintaan akan pasokan dan peralatan medis di Afrika, Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation akan menyumbangkan ke masing-masing dari 54 negara Afrika 20.000 alat uji, 100.000 masker, dan 1.000 jas pelindung penggunaan medis dan pelindung wajah,” tulis Jack Ma dalam rilisnya, Senin (16/3/2020).
Tidak hanya menyumbangkan peralatan saja, bahkan Jack Ma melalui yayasan dan perusahaan raksasanya itu juga akan bekerjasama dengan tim medis di benua Afrika itu untuk mengatasi wabah Covid-19.
“Kami akan segera mulai bekerjasama dengan lembaga medis di Afrika untuk menyediakan materi pelatihan online untuk perawatan klinis COVID-19. Secara total, 1,1 juta alat uji, 6 juta masker, dan 60.000 jas pelindung penggunaan medis dan pelindung wajah akan dikirimkan ke Addis Ababa, ibukota Ethiopia,” ujarnya.
Untuk mempermudah distribusi logistik itu, Jack Ma mengaku sudah mendapatkan akses dari Perdana Menteri Ethiopia.
“Perdana Menteri Abiy Ahmed Ali dari Ethiopia telah sepakat untuk memimpin dalam mengelola logistik dan distribusi pasokan ini ke negara-negara Afrika lainnya,” jelas Jack Ma.
Dan atas kerjasama yang positif itu, Jack Ma pun menyampaikan banyak terima kasih kepada pemerintah Ethiopia karena dipermudah dalam memasok logistik bantuan Jack Ma Foundation dan Alibaba Foundation itu.
Kemudian, Jack Ma juga mengharapkan agar saling bergandengan tangan dalam melawan wabah Covid-19 dapat dilakukan oleh lebih banyak pihak. Karena ia juga memandang bahwa wabah virus tersebut cenderung memiliki intensitas yang tinggi dan dengan kurun waktu yang lama.
“Krisis ini terbukti lebih sulit dan lebih tahan lama daripada yang kita harapkan. Kita harus melakukan segala upaya untuk bersiap-siap. Dua bulan terakhir menunjukkan kepada kita bahwa jika kita menanggapinya dengan sangat serius dan proaktif, kita lebih dari mampu mengandung virus,” paparnya.
Terakhir, Jack Ma juga menegaskan bahwa uluran tangan yang dilakukannya adalah bentuk dari solidaritas atasnama komunitas dunia. Karena persoalan wabah Covid-19 tidak bisa hanya menunggu dan apatis. Maka dari itu ia memilih untuk ikut bergerak bersama negara-negara dunia dalam rangka melawan Coronavirus.
“Sekarang seolah-olah kita semua hidup di hutan yang sama terbakar. Sebagai anggota komunitas global, kita tidak bertanggung jawab untuk duduk di pagar, panik, mengabaikan fakta atau gagal bertindak. Kita harus bertindak sekarang!. Jack Ma,” tutupnya. [NOE]
