Jakarta, Inisiatifnews.com – Sebagai lembaga dikelola oleh Kementerian Sosial, Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani sangat serius dalam memberikan pelayanan dan manfaat bagi anak-anak yang diampunya.
Hal ini seperti kesaksian salah satu anak penerima manfaat BRSAMPK Handayani.
“Dalam memberikan pelayanan, BRSAMPK Handayani menerapkan program yang lengkap dan menyeluruh, mulai dari pertama kali kami datang, hingga memastikan kami dipegang oleh pengasuhan yang tepat,” tutur “Inisial Bunga”, salah seorang anak penerima manfaat yang mendapat rehabilitasi sosial di BRSAMP Handayani Kemensos RI kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/2/2020).
Bahkan ia juga menyebut program yang ada di BRSAMPK Handayani juga sangat disesuaikan dengan Pekerja Sosial (Peksos).
“Rehabilitasi sosial anak kepada kami sesuai dengan yang kami butuhkan, seperti ; terapi, pengasuhan, dan kami di sini adalah keluarga kami sendiri,” ujarnya.
Untuk memberikan suasana kekeluargaan, BRSAMPK Handayani menerapkan sistem cottage dimana anak dalam satu asrama atau rumah diasuh oleh satu keluarga sebagai keluarga pengganti. Keluarga asuh berfungsi untuk memberikan afeksi, kontrol, dan perlindungan terhadap anak.
Sedangkan program terapi yang diberikan adalah terapi fisik, terapi psikososial, terapi penghidupan dan terapi mental spiritual. Terapi fisik adalah program untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan fisik anak melalui kegiatan olahraga yang rutin dilakukan setiap minggu.
Dan ia juga menyebut, bahwa terapi psikosial adalah terapi utama dalam program ini. Dalam terapi psikosial, anak-anak akan menjalani terapi secara individu muapun dalam kelompok oleh pekerja sosial dan psikolog. []
