Inisiatifnews – Ketua Umum Himpunan Mahasiwa Politik Nusantara (Hasa Polnus), Ibrahim Malik Fatsey menilai bahwa kekosongan posisi kursi wakil gubernur DKI pasca mundurnya Sandiaga Salahuddin Uno pada perhelatan Pilpres 2019 lalu, menunjukkan DKI saat ini masih berdiri satu kaki.
Padahal kata Fatsey, sulit menjalankan satu kepemimpinan saja dalam mengelola ibukota dengan berbagai persoalan yang terlalu kompleks itu.
“DKI seolah satu kaki dengan banyak masalah di tengah masyarakat,” kata Fatsey di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (2/1/2020)
Ia pun mengingatkan agar kekosongan kursi wakil Gubernur DKI tidak terlalu lama sehingga kepemimpinan tidak berjalan pincang berlarut-larut. Fatsey meminta kursi Wagub DKI Jakarta agar segera diisi oleh tokoh dari DKI maupun nasional yang berkompeten untuk bersama Anies mengatasi masalah di ibu kota Indonesia itu.
“Sebagai ibu kota, tentunya masalah di DKI Jakarta sangatlah banyak, pak Anies berasa kuat menjalankan pemerintahan DKI secara sendiri, kan sangat disayangkan jika pak Anies sendiri mengatasi masalah di DKI Jakarta yang sangat banyak,” ujarnya.
“Harapan kami, pak Anies harus bisa legowo untuk mencari pasangannya yang berkompeten untuk DKI Jakarta saat ini dan ke depannya,” imbuhnya.
Selain itu, Fatsey juga mengingatkan kepada masyarakat DKI Jakarta agar mendukung gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mencari pasangannya untuk memimpin Jakarta.
“Masyarakat juga harus mendukung, ini demi agar capaian kerja Pemprov DKI sesuai visi misinya pak Anies dan pak Sandi saat kampanye pilkada DKI lalu, di mana birokrasi yang satu dan kokoh,” tutupnya. []
