Inisiatifnews – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Harry Kurniawan menyampaikan bahwa pihaknya menduga jika kasus pemalakan supir truk ada di sekitar perbatasan Kecamatan Senen.
Hal ini disampaikan berdasarkan pemeriksaan lebih jauh oleh anggotanya di lapangan. Ini juga untuk menepis jika kasus tersebut terjadi di kawasan Monas.
“Tim masih di lapangan, jadi bukan di Monas, TKP-nya ada di wilayah Johar Baru perbatasan Senen,” kata Harry kepada wartawan, Senin (15/12/2019).
Disampaikan Harry pula, bahwa jika berdasarkan identifikasi lokasi kejadian, kawasan tersebut bukan menjadi lokasi yang rawan terhadap aksi kejahatan pemalakan. Ia menduga bahwa pelaku hanya memanfaatkan kondisi macet saat itu saja.
“Enggak (rawan), jadi biasa saja sebenarnya tempatnya itu,” ujarnya.
“Kayaknya dia hunting, cari tempat kemacetan atau enggak ya yang padat,” imbuh polisi berpangkat melati tiga itu.
Perlu diketahui, bahwa sempat viral sebuah video amatir yang diduga diambil dari kursi kernet sebuah truk yang tengah melintas di jalanan Jakarta Pusat. Dalam rekaman video itu, tampak pelaku pemeras supir truk meminta uang sebesar Rp 50.000. Namun sang supir hanya memberikan uang Rp 10.000 saja dengan alasan tidak ada lagi uang. Sayangnya pria yang tampak memeras itu memaksa dan meminta uang tambahan Rp 10.000 lagi.
“Ceban lagi,” kata pria diduga pemalak itu. []
