Jika Benar Dokumen Rizieq Adalah Pencekalan Resmi, Ini Kata Pengamat

Wempy Hadir
Pengamat politik dari Indopolling Network, Wilhelmus Wempy Hadir.

Inisiatifnews – Pengamat politik, Wilhelmus Wempy Hadir belum yakin apakah dokumen yang ditunjukkan Habib Rizieq di video yang diunggah oleh Front TV adalah dokumen resmi pencekalannya dirinya dari Indonesia.

Namun jika itu benar, ia melihat bahwa dokumen itu ada bukan ujug-ujug ada, melainkan muncul berdasarkan prosedur yang sesuai.

Bacaan Lainnya

“Jika memang ada surat pencekalan dari pemerintah terhadap dia (Rizieq), tentu semua itu melalui mekanisme yang menjadi baku selama ini,” kata Wempy dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (12/11/2019).

“Orang tidak mungkin tiba-tiba langsung dicekal kalau tidak ada sebabnya. Saya kira surat pencekalan itu jika benar, maka bisa saja dikeluarkan sesuatu dengan standard operational procedure yang ada,” imbuhnya.

Sepengetahuannya, jika ada surat pencekalan resmi keluar dari pemerintah Indonesia terhadap seorang individu, maka itu dilakukan karena ada pertimbangan yang sangat serius, apalagi itu terjadi dalam lintas negara.

“Pengeluaran surat pencegakalan tentu didasarkan pada pertimbangan yang sangat serius. Misalnya situasi keamanan dan ketertiban nasional. Kepentingan nasional jauh lebih penting di atas kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan,” ujarnya.

“Mungkin bisa dianggap bahwa jika yang bersangkutan tidak dicekal, maka bisa saja dapat mengancam keamanan dan ketertiban nasional yang mengarah pada ketidakstabilan politik dan ekonomi nasional,” sambung Wempy.

Di sisi lain, Direktur Indopolling Network itu melihat bahwa sikap Rizieq yang menunjukkan dokumen yang diklaim sebagai surat pencekalan resmi pemerintah Indonesia itu hanya upaya imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu untuk menarik simpatik para pengikutnya saja.

Atau bisa jadi menurut Wempy, ini hanya upaya Rizieq untuk menggiring persepsi negatif publik kepada pemerintah, bahwa seolah benar jika pencekalan terhadap dirinya oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo adalah benar.

“Rizieq menunjukan surat pencekalan dirinya bisa saja untuk menarik simpati dari para pengikutnya. Selain itu, ini juga bisa saja sebagai strategi Rizieq yang seolah melempar bola panas kepada pemerintah. Sehingga persepsi publik digiring bahwa Rizieq dihambat pemerintah untuk pulang ke tanah air,” pungkasnya.

Wempy beranggapan jika memang Rizieq benar-benar mau pulang ke Indonesia, ia bisa saja tinggal pulang. Pun jika memang masih ada proses hukum yang perlu diselesaikan, Rizieq bisa menjalaninya dengan gagah berani.

“Padahal kalau Rizieq mau pulang dan bisa menghadapi proses hukum, saya kira tidak seribet seperti sekarang,” tandasnya. []