Inisiatifnews – Menjelang pelantikan Joko Widodo dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih tanggal 20 Oktober 2019 nanti, Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto masih berupaya untuk melakukan lobi politik.
Setelah bertemu dengan Ketum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar hingga di Kongres PDIP di Bali, Prabowo juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka pada hari Jumat (11/10).
Selanjutnya, ia juga bertemu dengan Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh pada hari Minggu (13/10), Prabowo juga bertemu dengan Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Raden Saleh Menteng pada hari Senin (14/10) malam.
Dan safari politik Prabowo tampaknya tak sampai di situ. Rencananya pada hari ini (15/10) sore, mantan Capres di Pilpres 2019 itu juga dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Jadwal safari politik Prabowo Subianto itu dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Kepada wartawan, ia mengatakan bahwa pertemuan Prabowo dengan Airlangga rencananya akan digelar di Kantor DPP Partai Golkar, di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat.
“Iya, nanti pukul 16.00 WIB di DPP Golkar,” kata Dasco saat dihubungi, Selasa (15/10/2019).
Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membenarkan jadwal pertemuan itu.
Ace mengatakan, pertemuan itu adalah rangkaian dari silaturahmi Prabowo dengan pimpinan partai koalisi pendukung pemerintah.
“Silaturahmi Pak Prabowo dengan Ketua Umum Partai Golkar, Pak Airlangga Hartarto, merupakan rangkaian dari silaturahmi dengan partai-partai koalisi pendukung pemerintah,” kata Ace ketika dihubungi.
Apakah Prabowo dan Airlangga akan membahas peluang Partai Gerindra merapat ke koalisi pemerintah.
Ace mengaku belum tahu persis apa yang akan dibahas kedua ketum parpol tersebut.
“Saya belum tahu,” ujarnya.
Adapun, dalam rencana pertemuan tersebut Airlangga akan didampingi oleh pengurus DPP Partai Golkar, di antaranya, Agus Gumiwang Kartasasmita, Bambang Soesatyo, Azis Syamsudin, Zainudin Amali dan Tubagus Ace Hasan Syadzily. []
