Inisiatifnews – Pasca sukses bertemu dan naik MRT serta makan sate bersama Jokowi, Prabowo berencana akan bertemu dengan para petinggi partai Gerindra termasuk Dewan Pembina untuk membahas hasil pertemuannya dengan Presiden itu.
Dalam pertemuan yang rencananya akan digelar di rumah Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada hari Jumat (19/7) besok pagi itu, salah satu yang dibahas adalah soal sikap tetap menjadi oposisi atau justru merapat ke pemerintahan Jokowi-Maruf.
“Besok (rapat dewan pembina) jam 8 pagi, di Hambalang,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Senayan, Jakarta, Kamis (18/7/2019).
Muzani mengatakan rapat itu hanya sebatas rapat rutin untuk membahas dan mengkonsultasikan berbagai hal usai berakhirnya Pemilu 2019. Salah satunya Prabowo kemungkinan akan membahas hasil pertemuannya dengan Jokowi.
Ia mengaku belum bisa memprediksi keputusan Prabowo terkait posisi Gerindra untuk lima tahun ke depan, apakah bergabung dengan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin atau mengambil jalan oposisi.
“Pokoknya Pak Prabowo memiliki kewenangan. Apakah diputusnya besok lusa, bulan depan, masih belum (tahu),” kata dia.
Selain masalah keputusan apakah akan menjadi oposisi atau ikut bergabung dengan Jokowi-Maruf, Muzani juga mengatakan bahwa Ketua Umumnya itu akan membahas tentang hasil Pemilu 2019.
“Pertama, tentang hasil pemilihan umum legislatif yang tentu saja komisi pemilihan umum sudah membentuk jumlah kursi DPR RI jumlah kursi provinsi dan jumlah DPRD kabupaten/kota yang jumlahnya 78 DPR RI tiga ketua DPR provinsi dan 50 ketua DPRD kabupaten/kota serta 100 sekian wakil ketua DPRD kabupaten/kota,” terang Muzani.
Selain itu, Prabowo juga akan menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan perkembangan situasi politik terkini pascapemilihan umum presiden dan pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Muzani menerangkan, sebagai ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo memiliki kewenangan secara penuh untuk mengambil keputusan tentang garis partai baik ke dalam maupun ke luar.
“Biasanya beliau selalu mengundang rapat Dewan Pembina untuk berkonsultasi mendengarkan pandangan, mendengarkan pikiran, mendengarkan tentang berbagai macam yang berkembang, tetapi pada akhirnya konsultasi dan rapat itu akhirnya beliau sendiri yang harus mengambil keputusan,” ujarnya.
Ia memastikan, seluruh kader akan bersatu ketika pak prabowo sudah mengambil keputusan. Ia menilai wajar jika dalam sebuah proses untuk mengambil keputusan ada pandangan yang bervariatif. []
