Inisiatifnews – Akhirnya pertemuan antara dua capres yang bertarung pada Pilpres 2019 terjadi juga. Tidak seperti yang mungkin diperkirakan banyak orang: Di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatann, dilanjutkan naik Mass Rapid Transit (MRT), dan berakhir dengan makan siang. Konon setelah itu Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi) atas kemenangan beliau dalam Pilpres 2019.
Beres? Tergantung dari mana anda melihat dan menganalisa peristiwa penting ini. Buat saya, rakyat Indonesia boleh bergembira atau setidaknya bisa ambil nafas lega dengan peristiwa ini. Mungkin terlalu dini untuk mengatakan bahwa rekonsiliasi sudah terjadi, tetapi saya kira ini sebuah tahap permulaan bagi proses tersebut.
Sebab, rekonsiliasi, seperti yang saya katakan berkali-kali, haruslah bermuara kepada penguatan institusi-institusi demokrasi. Rekonsiliasi dalam pemahaman ini, sama sekali bukan transaksi atau, apalagi, hanya barter kekuasaan politik.
Dan itu artinya keberhasilan rekonsiliasi hanya bisa dilihat dalam proses dan berbagai praktik baik di lembaga legislatif, eksekutif, dan yudikatif.
Namun bagaimanapun juga, pertemuan ini adalah awal yang baik dan perlu dilanjutkan. Para pendukung Jokowi maupun Praboeo kini bisa konsentrasi menghadapi periode 2019-2024 secara lebih substantif dan produktif bagi kepentingan bangsa dan NKRI.
Alhamdulillah. Selamat buat Pak Jokowi dan Pak Prabowo Subianto serta Rakyat Indonesia.
*) Penulis adalah pengamat politik President University dan Menteri Negara Riset dan Teknologi Kabinet Persatuan Nasional era Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
