Inisiatifnews – Pertarungan dagang antara China dengan Amerika tampaknya mulai melunak setelah sebelumnya kedua negara itu saling boikot. Hal ini terjadi pasca Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu selama akhir pekan ini.
Dalam agenda pertemuan bilateral itu, kedua memutuskan untuk membuka kembali perundingan perdagangan di mana Huawei menjadi tawar menawar antara kedua belah pihak.
Larangan awal dari akhir Mei dikurangi dan sekarang Gedung Putih akan memungkinkan perusahaan-perusahaan AS untuk berdagang teknologi yang banyak tersedia di pasar.
Huawei diizinkan berdagang dengan perusahaan negeri Paman Sam, tetapi hanya dengan produk yang tersedia secara luas saja.
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Amerika Serikat, Larry Kudlow mengatakan bahwa perusahaan microchip khususnya yang menjual produk yang banyak tersedia dari negara lain yang dapat berdagang. Artinya, bahwa jika beberapa perangkat keras atau teknologi dapat ditemukan di pasar lain, perusahaan dari Amerika Serikat akan diizinkan untuk berdagang dan tetap kompetitif.
Namun, larangan dari daftar ekspor akan tetap diberlakukan bagi produk-produk yang menyangkut tentang keamanan nasional kedua negara yang menjadi raja pasar dunia itu.
Kedua partai di Kongres telah menyatakan keprihatinan tentang keadaan terbaru dari larangan tersebut, salah satu senator mengatakan akan ada banyak pushback jika itu ternyata merupakan bagian dari konsesi utama.
Kudlow mengatakan perjanjian tersebut akan diberlakukan efektif dalam beberapa minggu yang akan datang.
“Jadi kita harus mengharapkan tindak lanjut dalam beberapa minggu mendatang,” kata Kudlow dikutip dari gsmarena.
