Imam Besar Istiqlal Ajak Rakyat Indonesia Saling Memaafkan di Bulan Ramadhan

nasaruddin umar
Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. [foto : dokumen Kementerian Agama RI]

Inisiatifnews – Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk saling maaf memaafkan di momentum bulan suci Ramadhan 1440 H ini. Apalagi Indonesia baru saja menyelesaikan proses pemungutan suara Pemilu 2019 yang banyak sekali dinamika sosial politik di dalamnya.

“Khusus untuk kita bangsa Indonesia kemarin kita melakukan kampanye yang begitu panjang, mungkin kita pernah mengecewakan orang lain, atau dikecewakan orang lain, nah sekarang mari kita saling memaafkan,” kata Nasaruddin, Minggu (5/5/2019).

Bacaan Lainnya

Kemudian ia juga menekankan bahwa keutamaan dari bulan Ramadan adalah sebagai bulan silahturahmi untuk menyambung rasa cinta antar masyarakat. Terlebih datangnya bulan Ramadan pasca Pemilu di Indonesia dapat meneduhkan suasana batin yang pernah saling membenci karena perbedaan pandangan politik.

“Silah itu artinya connecting, ar-rahim artinya cinta, jadi menyambung rasa cinta itu namananya silahturahim,” ujarnya

Nasaruddin Umar juga mengingatkan kepada masyarakat untuk melapangkan dada untuk menerima satu sama lain. Karena pelaksanaan Pemilu sudah selesai, dan para petugas penyelenggara sudah bekerja profesional sehingga nanti hasilnya sesuai dengan harapan bersama.

Tidak lupa, Imam Besar Masjid Istiqlal ini mengajak masyarakat untuk mendoakan orang tua dan tokoh bangsa yang sudah tiada, serta memaafkan orang lain.

Seruannya itu pun juga tersampaikan usai acara Multaqo Ulama di Hotel Kartika Chandra. Dimana ia pun meminta kepada seluruh umat Islam untuk menghadirkan kerukunan dan perdamaian di bulan suci Ramadhan tahun ini.

“Kami berharap ramadan menjadi rahmat bagi kita semua. Kami mengajak umat untuk menghadapi ramadhan dengan penuh solidaritas, ketenangan, kebahagiaan, dan kedamaian,” tututnya.