Inisiaifnews – Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Mardani Ali Sera menyayangkan mengapa Yusril Ihza Mahendra membuka chat pribadinya dengan Habib Muhammad Rizieq bin Shihab ke ruang publik.
Ia menilai seharusnya chat pribadi apapun itu tidak boleh dipublikasi karena sifatnya sangat personal.
“Dan yang kedua, bukan merupakan etika yang baik ketika chat personal dibuka ke ruang publik. Chat personal itu mestinya seperti orang di dalam ruang privat tidak boleh dibuka,” kata Mardani di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/4/2019).
Mardani menilai bahwa sangat tidak patut jika sebuah urusan personal ditarik ke ranah politik. Dia pun merasa heran dengan sikap Yusril yang membeberkan sesuatu yang bersifat pribadi ke masyarakat. Ini alasan yang dipakai Mardani untuk membela imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu.
“Jadi kalau Habib Rizieq menyatakan ada yang berbohong, mungkin definisi beliau ya pembicaraan intim kok dibuka ke ruang publik,” ujarnya.
Perlu diketahui bahwa Yusril Ihza Mahendra menilai Habib Rizieq telah berbohong terkait dengan tidak pernah ada komunikasi antara dirinya dengan imam besar FPI itu. Maka dari itu Yusril pun membuka data bahwa memang dirinya pernah komunikasi dengan Habib Rizieq terkait dengan dukungan pencapresan Prabowo di Pilpres 2019 itu.
“Nyata dalam video itu Habib Rizieq berbohog. Yusril dan Habib tidak pernah komunikasi membahas Prabowo seperti dikatakan Habib Rizieq juga bohong,” kata Yusril.
[IBN]
