Mengingat Perlakuan Romahurmuziy Ke Mahfud MD

mahfud md
Prof Mahfud MD.

Inisiatifnews – Masih ingat dengan polemik Mahfud MD gagal menjadi Cawapres Jokowi dan aksi buka-bukaan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu yang menyentuh beberapa orang termasuk diantaranya adalah Romahurmuziy.

Dimana dalam sebuah tayangan talkshow di ILC tanggal 14 Agustus 2018 lalu, bahwa Prof Mahfud membuka kedustaan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu kepada dirinya soal kandidat Cawapres yang akan mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.

Bacaan Lainnya

“Romi (panggilan akrab Romahurmuziy) itu adek saya itu mengatakan, wah Pak Mahfud itu kan buat timnya sendiri, dia itu kan hanya di persepsi publik ada nama dia, padahal dia yang memberitahu ke saya (soal nama kandidat Cawapres Jokowi -red),” kata Mahfud dalam penggalan video di menit ke 27 tayangan ILC yang dikutip oleh Inisiatifnews.com, Jumat (15/3/2019).

Kisah itu bermula saat Mahfud MD mendapatkan telepon dari Wasekjen DPP PPP Arsul Sani yang menyampaikan bahwa ketua umumnya ingin menghadap untuk membicarakan sesuatu.

“Pak Mahfud, Mas Romi mau ketemu,” ujar Mahfud menirukan ucapan Arsul.

Mendapati informasi itu, Mahfud pun menyampaikan kesanggupannya untuk bertemu dengan Romi yang pada akhirnya digelar di rumah Mahfud MD. Dan dalam pesan Arsul pula, bahwa Romi ingin bertemu dengan dirinya tanpa ada siapapun orang yang mengetahui perihal pertemuan tersebut.

Dalam pertemuan itulah, Mahfud menceritakan bahwa Romi memberikan dua nama kandidat yang potensial untuk disandingkan dengan Jokowi dalam Pilpres 2019.

“Romi sejak awal sudah ke saya,” terang Mahfud.

Bahkan kata Mahfud juga, bahwa Romi mengaku sudah menghadap Jokowi dan menyampaikan skenario pemasangan Capres-Cawapres nanti seperti apa.

“Romi mengatakan bahwa kalau pasangannya Prabowo itu Salim Segaf nanti lawannya Pak Mahfud. Kalau pasangannya Prabowo itu AHY sama-sama milenial cawapresnya Romi,” tuturnya.

Mendapati hasil yang janggal dan tidak sesuai dari hasil pertemuan tertutupnya dengan Romi, Mahfud pun memberikan nasehat kepada Ketum DPP PPP versi Muktamar Surabaya itu.

“Mas. Anda ini ngomongnya kok beda dengan yang waktu ketemu saya. Jangan main-main lah saya bilang,” tegas Mahfud.

Kemudian Mahfud pun memberikan peringatan kepada Romi tentang kasus Setya Novanto yang akhirnya berhasil mendekam di penjara gara-gara kasus korupsi setelah merasa jumawa akan aman karena menganggap Presiden memberikan perlindungan hukum.

Baca lebih lanjut : Romi Ditangkap KPK, Mahfud: Semuanya Masalah Waktu

Perlu diketahui bahwa hari ini Romi dicokok KPK dalam kasus dugaan suap pengisian jabatan di Kementerian Agama Pusat dan Kementerian Agama Daerah. Penangkapan tersebut berlangsung di sebuah kawasan di Jawa Timur.

Berhasil ditangkap setelah dikabarkan sempat melalui proses kejar-kejaran, Romi bersama dengan 5 orang diantaranya digelandang ke Mapolda Jawa Timur untuk diperiksa lebih lanjut.

Dan saat ini, tim penyidik KPK bersama dengan para terduga tersebut sudah terbang ke Jakarta melalui Bandara Internasional Juanda Surabaya untuk pemeriksaan lebih intensif di kantor KPK di kawasan Kuningan, Setia Budi, Jakarta Selatan.

[RED]