Fahira Idris Dipolisikan Gara-gara Cuitan Corona

Fahira
Ketua Umum Bang Japar Fahira Idris bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

Inisiatifnews.com – CEO dari Cyber Indonesia, Muannas Alaidid mengatakan bahwa dirinya sudah melaporkan senator DPD RI dari Jakarta Fahira Idris ke Polda Metro Jaya.

Pelaporan tersebut berkaitan dengan kicauan Ketua Umum Bang Japar itu tentang penyebaran virus Corona di beberapa wilayah di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Karena saya khawatir seperti hoax Komisioner KPAI lalu hanya karena tak ada yang melaporkan, dugaan ‘Hoax Virus Corona’ yang katanya terjadi di berbagai tempat di Indonesia oleh pemilik akun twitter @fahiraidris, malam tadi saya memutuskan untuk melaporkan resmi ke polda,” kata Muannas Alaidid, Senin (2/3/2020).

Ia berharap agar kasus dugaan penyebaran berita bohong itu dapat diproses lebih lanjut oleh aparat kepolisian. Dan ia juga meminta agar masyarakat luas terus memantau perkembangan kasus tersebut.

“Mari kita kawal bersama,” serunya.

Laporan Muannas Alaidid itu sudah diterima oleh Polda Metro Jaya dengan nomor laporan : LP/1387/III/YAN.2.5/2020/SPKT PMJ.

Perlu diketahui, bahwa sebelumnya, istri dari Aldwin Rahadian sempat mencuitkan bahwa ada 136 orang pasien yang divonis mengidap penyakit Coronavirus di Indonesia.

“Astaghfirullah BIKIN KAGET! Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di #Indonesia – DKI Jakarta 35 orang, Bali 21 orang, Jateng 13 orang, Kepri 11 orang, Jabar 9 orang, Jatim 10 orang, Banten 5 orang, Sulut 6 orang, Jogya (Yogya -red) 6 orang, Kaltim 3 orang,” tulis @fahiraidris.

Tweet Fahira Idris
Kicauan Fahira Idris tentang Virus Corona yang telah dihapus dari Twitter.

Kicauan Fahira tersebut juga menautkan sebuah link berita dari Tribunnews.com yang berjudul “BIKIN Kaget! Ada 136 Pasien dalam Pengawasan Virus Corona di Indonesia, Jakarta Paling Banyak”.

Sayangnya, berita tersebut sudah diralat oleh pihak redaksi Tribunnews.com bahwa data yang dirilis mereka memang berdasarkan informasi dari Puslitbang Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan Laboraturium Rujukan Penyakit-penyakit Infeksi Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Balitbang Kesehatan Kemenkes).

Hanya saja, data yang dirilis oleh Tribunnews.com tersebut bukan para pasien positif Corona. Dan pihak Tribunnews.com pun sudah meralat judul dari berita yang mereka terbitkan itu. Hal ini juga bersamaan dengan dihapusnya kicauan Fahira Idris tentang virus corona yang menjadi viral tersebut.

Dan di dalam kultwit yang dibuat oleh Fahira, ia mencoba membuat klarifikasi bahwa baik di kicauannya tidak menyebutkan kata pasien Corona, termasuk isi berita yang ada di Tribunnews sebagai medis rujukannya itu.

“Mari kta semua berdoa agar tidak ditemukan kasus virus corona di Indonesia dan Pemerintah diberikan kemudahan dan jalan untuk memformulasikan dan menyiapkan strategi menghalau virus corona tsb.. Al Faatihah,” tulis @fahiraidris dalam kultwit klarifikasinya itu. [NOE]

Temukan kami di Google News.