Pengamat : Presiden Ingin Kontrol Langsung KPK

Adi Prayitno. [istimewa]

Inisiatifnews – Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai bahwa dengan adanya UU Nomor 19 Tahun 2019 sebetulnya Presiden sebagai Kepala Pemerintahan dan Kepala Negara sedang ingin mengontrol langsung lembaga antirasuah itu.

“Dengan adanya UU KPK baru, Presiden secara tidak langsung ingin memimpin pemberantasan korupsi. Jangan sampai, apa yang sudah disahkan (membuat);perjuangan sudah selesai,” kata Adi memberikan nasehat kepada Mahasiswa di Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Bacaan Lainnya

Bagi Adi, persoalan revisi UU KPK kapanpun waktunya tetap akan mendapatkan gelombang pro dan kontranya sendiri. Sehingga ia pun tidak merasa ada keanehan di dalamnya.

“Revisi UU KPK sudah jadi UU, pro kontra itu sudah pasti ada,” ujarnya.

Terlebih lagi, pengamat politik ini juga memandang bahwa Presiden sudah ingin membuka ruang dialog antara Mahasiswa dengan Presiden. Sayangnya, sikap terbuka Presiden Joko Widodo pun tidak bak gayung bersambut.

“Presiden sebenarnya membuka pintu kepada mahasiswa untuk berdialog, tapi yang terjadi mahasiswa tidak mau,” terangnya.

Kemudian soal desakan agar Presiden mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk mengakomodir protes Mahasiswa terhadap hasil UU KPK yang baru, Adi yang juga akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini juga mengatakan, bahwa persoalan itu adalah sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Dan ketika Presiden sendiri tidak melihat adanya kegentingan dan mendesak dalam sebuah situasi tertentu maka Perppu bisa tidak perlu untuk diterbitkan.

“Proses politik, Perpu tidak dikeluarkan karena tidak ada sesuatu yang mendesak,” pungkasnya.

“Sekarang tinggal berdoa sama Allah , supaya Jokowi bisa mempertimbangkan mengeluarkan Perpu,” sambungnya.

Terakhir, dibandingkan teriak-teriak di jalanan saja, Adi Prasetyo memberikan saran agar elemen Mahasiswa berupaya bisa menjadi bagian dari tim dewan pengawas agar bisa ikut dalam mengontrol KPK secara penuh.

“Terakhir, harus mengawal KPK oleh aktivis dan juga mahasiswa, tunjukan dengan kerja nyata,” tutupnya. []

Temukan kami di Google News.