Kenang Pesan Gus Dur, Mahfud MD: Jangan Anda Tahan Miskin dan Melarat, tapi tidak Tahan Hadapi Kekayaan

Mahfud MD bersama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto: Dok Pribadi
Mahfud MD bersama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Foto: Dok Pribadi

Awan mendung mendera Nahdlatul Ulama (NU) akibat kasus korupsi kuota haji yang diduga melibatkan oknum-oknum di PBNU. Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, menyampaikan pesan mendalam kepada segenap warga NU.

Ia mengaku kurang percaya kalau NU secara institusi melakukan itu. Tapi, bahwa ada isyarat-isyarat untuk memberi jatah secara perorangan menggunakan dana itu memang modus-modus lama yang selalu terjadi.

“Bahkan, kadang kala ini laporannya, orang yang tidak pernah ke Mekkah pun diangkat sebagai pembimbing haji, itu banyak modusnya. Saya dapat laporan itu,” kata Mahfud kepada terusterang.id, dan ditayangkan dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, Senin (15/09/2025).

Untuk itu, Mahfud mengingatkan pesan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Gus Dur menyatakan, banyak dari kita yang tahan lapar atau miskin. Saat miskin mau lapar, berjuang, berkorban untuk kebaikan rakyat dan bangsa.

Tapi, lanjut Mahfud, banyak pula di antara kita yang tidak tahan kaya. Jadi, banyak yang tahan hadapi kemiskinan, menderita, tapi tidak tahan Ketika kekayaan. Begitu ada kesempatan memperoleh kekayaan jadi tamak.

“Ingin kaya, ingin kaya, ingin kaya dari apa yang seharusnya dia peroleh. Nah, itulah pesan Gus Dur, jangan Anda tahan untuk miskin dan melarat, tapi tidak bisa tahan menghadapi kekayaan,” kata Mahfud.

Sependapat dengan tokoh-tokoh senior NU, Mahfud mendorong KPK segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. Ia menilai, data-data yang ada sudah cukup untuk menyatakan 2 alat bukti untuk segera mengumumkan.

Mahfud menegaskan, itu penting agar NU tidak bertambah pecah. Serta, NU ketika melakukan langkah-langkah darurat bisa segera melakukan karena sekarang di media sosial sudah sangat memprihatinkan dan mempermalukan.

“Saya berharap, KPK segera dan mungkin memang sudah dalam waktu tidak lama,” ujar Mahfud. (WS05)

Temukan kami di Google News.