Kagumi Bersihnya Mahfud MD, Deddy Corbuzier: tidak Ada Celah, tidak Layak Seorang Mahfud Dijelekkan

YouTuber, Deddy Corbuzier, menceritakan alasan kerap mengundang Mahfud MD untuk hadir dan bicara di podcast-nya, Close the Door. Pertama, ia menyebut, mantan Menkopolhukam itu merupakan tokoh yang selalu bicara apa adanya dan begitu santai membicarakan hal-hal yang kadang dinilai tidak aman.

“Pak Mahfud itu kalau ngomong apa adanya, jadi kadang-kadang beliau yang ngomong di podcast saya, saya yang takut Pak, saya yang takut, betul saya yang takut. Pernah kejadian, ada ngomongin satu kasus, kita merasa tidak aman, kita tanya ke Pak Mahfud, Pak ini kayaknya tidak aman, kata dia sudah biarin aja,” kata Deddy dalam Ruang Sahabat Mahfud MD di kanal YouTube Mahfud MD Official, Jumat (03/01/2024).

Deddy sendiri mengaku mulai mengikuti serba-serbi Mahfud dikarenakan akun Twitter atau X resmi milik Mahfud @mohmahfudmd, baik sebelum maupun sesudah masuk ke pemerintahan. Bagi Deddy, Mahfud merupakan satu dari sedikit pejabat atau petinggi negara yang memang selalu bicara secara apa adanya.

Menurut Deddy, membayangkan saja untuk menjadi orang seperti Mahfud MD sudah begitu melelahkan. Pasalnya, lanjut Deddy, Mahfud yang dikenalnya merupakan pejabat yang hatinya bersih, tapi di satu sisi senantiasa bicara blak-blakan, dan di sisi lain memiliki semacam kewajiban menyelamatkan banyak orang.

“Saya tahu ada beberapa kasus, saya tahu ini Pak Mahfud pingin banget pasti ngomong, tapi dia tahu kalau dia ngomong yang berantakan satu institusi, itu kan tidak mudah untuk jadi seorang Pak Mahfud. Jadi ya, gini, panjang umurlah yang pasti Pak karena Indonesia butuh orang seperti bapak, karena saya sayang Pak sama Pak Mahfud, bener,” ujar pria bernama asli Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo tersebut.

Pria penerima pangkat Letnan Kolonel Tituler Angkatan Darat dari Presiden Prabowo saat masih menjabat Menteri Pertahanan itu, turut mengungkapkan alasan kerap memuji Mahfud saat Pilpres 2024. Padahal, Deddy terang-terangan berbeda kubu dengan Mahfud MD yang kala itu maju bersama Ganjar Pranowo.

“Karena sebenarnya sederhana Pak, ini buat saya jujur sumpah demi Allah nih pak saya, sumpah nih Pak, bukan karena saya sahabat Pak Mahfud, karena buat saya nggak ada celahnya, nggak ada peluang dan memang tidak layak untuk seorang Pak Mahfud dijelek-jelekkin, ini nggal berlebihan, nggak berlebihan,” kata Deddy.

Di sisi lain, Mahfud mengungkapkan, pertama kali bertemu secara langsung dengan Deddy saat diundang hadir sebagai narasumber dalam program Hitam Putih di Trans 7. Tapi, Mahfud sudah tahu Deddy jauh sebelum itu, tepatnya saat Deddy masih jadi mentalis, illusionist atau yang lebih dikenal sebagai pesulap.

Bagi Mahfud, Deddy merupakan pesulap yang sangat memukau dan menakjubkan. Ia menilai, aksi-aksi sulap yang ditampilkan Deddy selalu berkelas dan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan. Beberapa yang masih dikenang Mahfud seperti aksi memprediksi headline Harian Kompas dan pemenang Piala Dunia.

“Orang tidak percaya, apa sih, dijaga 8 hari siang malam, tiba-tiba pada hari ke-8 dibuka Harian Kompas itu judulnya kalau tidak salah, Presiden Megawati Harus Menolak Serangan Amerika ke Irak, sudah begitu dibuka punya Deddy sama persis dengan hurufnya dengan apanya gitu, gimana ya caranya,” ujar Mahfud.

Pada kesempatan itu, Deddy tidak cuma berbincang tapi turut menampilkan beberapa aksi sulap yang tampak masih sukses membuat seorang Mahfud MD terpukau. Mulai dari aksi sulap bergenre prediksi sampai aksi sulap membalikkan kaca mata tanpa dipegang tangan ditampilkan Deddy di depan Mahfud.

Setelah itu, di sesi-sesi akhir perincangannya bersama Mahfud, Deddy turut menyampaikan keyakinannya kalau Mahfud merupakan sosok yang sangat bersih. Bahkan, ia menyampaikan pandangan kalau Mahfud MD merupakan pribadi yang tidak pernah berbuat dan tidak pernah berniat untuk melakukan korupsi.

“Saya kayaknya berani positive thinking 100 persen Pak Mahfud tidak terlibat dalam korupsi apapun. Sebagai orang yang saya tahu, saya kan bisa salah, tapi kalau menurut penilaian saya, saya yakin 100 persen Pak Mahfud tidak pernah korupsi dan tidak pernah ada niat untuk korupsi, saya yakin,” kata Deddy. (*)

Temukan kami di Google News.