Menko Yusril Janji Investigasi Temuan Ombudsman soal Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, dalam program Ruang Sahabat di YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (20/12/2025). Foto: Wahyu Suryana
Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, dalam program Ruang Sahabat di YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (20/12/2025). Foto: Wahyu Suryana

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra menyatakan, pemerintah kini membuka penyelidikan menyeluruh atas keberadaan bangunan berfasilitas lengkap yang menyerupai hunian mewah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Diketahui, Ombudsman Republik Indonesia sebelumnya mengungkap temuan yang menyoroti ruang-ruang khusus yang diduga disiapkan bagi warga binaan.

Bacaan Lainnya

Menko Yusril meminta masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan dan menyebut bangunan tersebut berstatus fasilitas mewah yang diperuntukkan bagi kelompok tertentu.

Fungsi dan tujuan bangunan harus dipastikan langsung di lapangan. Pemeriksaan di lokasi telah berlangsung sejak 23 hingga 24 September 2026.

“Mari kita melakukan investigasi terhadap soal ini, dan telah dilakukan juga satu pengecekan ke dalam sejak kemarin sampai pagi ini,” kata Yusril dalam video yang diunggah akun YouTube resmi Kemenko Kumham Imipas, Jumat (25/9/2026).

Pemerintah, kata Yusril, membuka pintu bagi media massa turun langsung melihat kondisi bangunan tersebut. Langkah ini diambil agar informasi yang beredar di masyarakat berpegang pada fakta, bukan dugaan.

“Kami memberi kesempatan kepada media untuk beramai-ramai melihat ke dalam apa yang sesungguhnya ada di sana,” ujarnya.

Saat ini, tim pemeriksa sedang mendalami peruntukan bangunan tersebut. Apakah sebagai tempat tinggal khusus warga binaan, hunian petugas, atau sarana penunjang program pembinaan.

Pemerintah juga akan memeriksa apakah bangunan itu merupakan fasilitas yang digunakan untuk program asimilasi warga binaan.

Karena masih terbuka beberapa kemungkinan fungsi, Yusril menegaskan Pemerintah tidak akan membuat kesimpulan sebelum penyelidikan kelar dan tuntas. Mb33