Bukan Berani, Mahfud MD Sebut Dirinya Selalu Bicara Jujur Justru karena Penakut

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, dalam program Ruang Sahabat di YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (11/10/2025). Foto: Wahyu Suryana
Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, dalam program Ruang Sahabat di YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (11/10/2025). Foto: Wahyu Suryana

Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, dikenal sebagai sosok yang berintegritas tinggi dan lekat dengan sosok yang tidak pernah takut untuk bicara jujur. Padahal, selama puluhan tahun, Mahfud hampir tidak pernah absen menghiasi etalase pemerintahan.

Mulai Menteri Pertahanan di era Gus Dur, Anggota DPR RI di era Megawati, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) di era SBY, dan terakhir Menkopolhukam di era Jokowi. Mahfud mengungkap satu pepatah sakral dari Madura tentang pentingnya kejujuran.

“Kata orang Madura itu mon ta’ jhujhur ojur, kalau kamu tidak jujur, hancur, itu pepatah di Madura. Jadi, sejak kecil jangan kamu berbohong karena kalau kamu suka berbohong, suka menipu, kamu akan hancur, hanya menunggu waktu,” kata Mahfud dalam program Ruang Sahabat di YouTube Mahfud MD Official, Sabtu (11/10/2025).

Mahfud menuturkan, itu pelajaran yang menjadi semboyan dan diajarkan di sekolah-sekolah, pesantren-pesantren. Ia mengungkapkan, dirinya diperkuat dengan pendidikan pesantren yang selalu tekankan nasihat-nasihat hidup sederhana dan hidup jujur.

Sebab, lanjut Mahfud, disampaikan kalau tidak ada guna memiliki semua kalau kamu tidak jujur. Sebab, pada akhirnya kamu hanya membutuhkan sedikit. Apalagi, Mahfud menekankan, hidup akan nyaman kalau kamu mampu berbicara jujur dalam keseharian.

“Kamu akan hidup nyaman kalau kamu berbicara benar, kalau kamu berbicara tidak benar kamu akan tersandera, tersandera oleh ketidakbenaran itu, sehingga kamu mencari ketidakbenaran baru untuk membela ketidakbenaran,” ujar Mahfud.

Bagi Mahfud, kondisi itu akan terus membuat kamu menderita dan tidak akan berani bicara benar. Artinya, ketika kamu membenarkan orang lain yang salah, nantinya kamu akan merasa terlanjur salah dan tersandera menjadi orang yang bicara tidak benar.

Sedangkan, Mahfud berpendapat, ketika kamu selalu berusaha bicara yang benar, kamu akan terbiasa bicara benar, sehingga tidak tersandera oleh masa lalu. Sebab, tidak ada ketidakbenaran yang harus kamu tutup dengan ketidakbenaran-ketidakbenaran lain.

“Ya kalau saya sesederhana itu, Pak Mahfud itu pemberani katanya, selalu bicara benar, justru karena saya penakut, saya takut salah. Pemberani ya dia, berani ke DPR, berani ke polisi, karena saya takut saya harus bicara benar,” kata Mahfud.

Menurut Mahfud, rasa takut berbuat salah itu membuatnya mudah bicara jujur, bicara benar, kepada siapapun tanpa terkecuali. Malah, ia merasa takut untuk menghadapi risiko berbicara tidak jujur atau tidak benar karena nantinya akan tersandera.

“Saya bicara benar saja dan ya tenang-tenang saja dalam situasi apapun, tidak ada beban juga setelah itu, tidak ada, tidak pernah punya beban apapun,” ujar Mahfud. (WS05)

Temukan kami di Google News.