Viral! Kemenlu Buka Suara Soal Wajah Presiden Prabowo di Baliho Israel

Wajah Presiden Prabowo dalam baliho yang diedarkan Koalisi Israel untuk Keamanan Regional. Foto: Instagram @abraham_shield_plan
Wajah Presiden Prabowo dalam baliho yang diedarkan Koalisi Israel untuk Keamanan Regional. Foto: Instagram @abraham_shield_plan

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa Indonesia tidak akan mengakui dan melakukan normalisasi hubungan dengan Israel. Itu baru bisa dilakukan ketika Israel terlebih dulu mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.

“Posisi Indonesia sangat clear bahwa tidak akan ada pengakuan dan normalisasi dengan Israel baik melalui Abraham Accords atau platform lainnya, kecuali Israel terlebih dahulu mau mengakui negara Palestina yang merdeka dan berdaulat,” kata juru bicara Kemenlu, Yvonne Mewengkang, Selasa (30/09/2025).

Yvonne menyampaikan, posisi itu telah pula ditegaskan Menteri Luar Negeri, Sugiono, bahwa visi apa pun terkait Israel harus dimulai dari pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Ini disampaikan untuk menanggapi viralnya baliho Israel.

Di media sosial, banyak yang mempertanyakan maksud baliho yang menyertakan wajah Presiden RI, Prabowo Subianto. Di Instagram, misal, postingan @abraham_shiel_plan menyampaikan kalau baliho itu dikeluarkan Koalisi Israel untuk Keamanan Regional.

Baliho yang diedarkan itu dimaksudkan sebagai bentuk dukungan terhadap inisiatif Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham. Baliho bertulis ‘Yes to Trump’s Plan-Get It Done.’

Posisi Trump berada di tengah. Kemudian, di sebelah kanan ada Presiden Prabowo bersama tokoh-tokoh seperti Kepala Otoritas Israel, Benjamin Netanyahu. Sementara, di sebelah kiri ada Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, dan tokoh-tokoh lain.

Koalisi Israel untuk Keamanan Regional sendiri merupakan sebuah kelompok non-partisan yang disebut terdiri dari 120 lebih pemimpin-pemimpin senior. Baik dalam bidang keamanan, kebijakan, dan ekonomi yang dibuat Otoritas Israel.

Mereka menyatakan usulan Donald Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah kemajuan militer Israel. Sekaligus, menjadi sebuah terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza tanpa Hamas. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.