Kenapa Kopi Arabika Lebih Disarankan untuk Penderita Asam Lambung? Ini Alasannya

(ilustrasi) Seseorang sedang menikmati secangkir kopi di pagi hari. Foto: Rizal Mustary
(ilustrasi) Seseorang sedang menikmati secangkir kopi di pagi hari. Foto: Rizal Mustary

Penderita gangguan asam lambung masih bisa menikmati minuman kopi sehari-hari. Ade Herlambang dari Seksi Penelitian dan Pengembangan Minuman Excelso menilai, itu tetap bisa dilakukan asalkan memperhatikan biji kopi, campuran, dan pola konsumsi.

“Untuk teman-teman yang memiliki asam lambung, lebih baik konsumsi arabika. Walaupun asam, tapi kadar kafeinnya cukup rendah,” kata Ade, Rabu (25/09/2025).

Ia menekankan, penderita asam lambung perlu memperhatikan kadar kafein dari biji kopi. Sebab, kafein yang terlalu tinggi berisiko memperburuk gejala penyakit.

Selain itu, kopi sebaiknya tidak diminum saat perut kosong agar tidak memicu asam lambung. Ade menyarankan, kopi dinikmati setelah sarapan atau makan ringan.

Ade mengingatkan, batas konsumsi sangat perlu diperhatikan. Menurut Ade, satu cangkir kecil per hari sebenarnya sudah cukup agar tubuh tetap merasa nyaman

Hal lain yang perlu dicermati adalah campuran terhadap minuman. Ade menekankan, penggunaan gula berlebih dan susu tinggi lemak dapat memperberat kerja lambung.

Alternatif lebih ramah ada susu rendah lemak, oat milk, atau almond milk. Waktu minum tidak kalah penting. Konsumsi malam hari berisiko memperburuk asam lambung dan mengganggu kualitas tidur.

“Sebaiknya, hindari malam, selain tidak baik untuk lambung juga bisa memengaruhi jam tidur,” ujar Ade. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.