Dokter spesialis anak, Ria Yoanita mengatakan, obesitas pada anak bukan sekadar masalah penampilan. Ia menekankan, obestas yang enimpa anak bisa jadi kondisi medis yang patut mendapat perhatian lebih serius karena ternyata meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
“Obesitas pada anak bukan sekadar masalah penampilan, melainkan kondisi medis serius yang meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis di kemudian hari, seperti diabetes, hipertensi, penyakit jantung, hingga gangguan psikososial,” kata Ria Yoanita, dikutip Selasa (16/09/2025).
Lulusan Fakultas Kedokteran UI ini merasa, anggapan anak gemuk pasti sehat perlu diluruskan. Menurut Ria, alangkah pencegahan obesitas yang dapat dilakukan oleh orang tua yang meliputi pemberian ASI eksklusif dan MPASI sesuai usia dapat membantu membentuk pola makan sejak dini.
“Konsumsi gula tambahan, khususnya dari minuman manis. Harus dibatasi karena terbukti meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik,” ujar Ria.
Lalu, anak perlu aktif bergerak, bermain di luar rumah, dan dibatasi waktu layer atau bermain ponsel. Lalu, tidur yang cukup, lingkungan keluarga dan sekolah yang mendukung pola makan sehat, serta pemantauan rutin berat badan dan indeks massa tubuh juga penting dilakukan.
Ria turut mengomentari rencana pengenaan pajak pada minuman berpemanis oleh pemerintah. Menurut Ria, langkah ini memang sudah terbukti di berbagai negara mampu menurunkan konsumsi minuman manis masyarakat dan berkontribusi pada penurunan prevalensi obesitas anak.
Studi di Amerika Serikat menunjukkan adanya penurunan indeks massa tubuh anak setelah pajak minuman manis diterapkan di beberapa kota. Namun, pajak saja tidak cukup karena efektivitasnya bergantung pada besarnya tarif pajak, ketersediaan alternatif sehat yang terjangkau,
“Serta, dukungan kebijakan lain seperti edukasi gizi, pembatasan iklan, dan penyediaan lingkungan sehat di sekolah,” kata Ria.
Maka itu, ia berharap, pencegahan obesitas anak harus dilakukan secara komprehensif dimulai dari keluarga, didukung sekolah dan masyarakat, serta diperkuat dengan kebijakan pemerintah, termasuk pajak gula. Ini terbukti jadi satu strategi efektif bila dijalankan secara terpadu. (Antara/WS05)
