Banteng Dukung Reformasi Polri, Minta Polisi Jadi Bhayangkara Negara

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira mendukung penuh rencana reformasi Polri. Reformasi Polri mestinya sudah dilakukan sejak awal Presiden RI Prabowo Subianto mengambil alih kepemimpinan nasional.

Sebelumya, Andreas menanggapi usulan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) soal reformasi Polri, buntut aksi unjuk rasa yang berakhir dengan kericuhan akhir Agustus 2025 lalu. Presiden Prabowo sendiri dikabarkan akan membentuk komisi reformasi Polri.

Bacaan Lainnya

“Seharusnya reformasi ini sudah dilakukan sejak awal tahun ketika pak Prabowo mengambil alih kepemimpinan nasional. Kendatipun demikian, lebih baik terlambat sedikit daripada semakin berlarut,” tegas Andreas kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/9/2025).

Andreas pun mendorong Presiden Prabowo langsung memimpin reformasi Polri tersebut. “Sebaiknya langsung dipimpin oleh Presiden,” ujar Andreas.

Politikus senior PDIP ini menegaskan, salah satu tujuan akhir dari reformasi Polri ialah menempatkan kembali aparat penegak hukum tersebut dalam fungsi sebagai Bhayangkara Negara.

“Presiden perlu menempatkan kembali polisi ke hakikat keberadaan Pollri sebagai Bhayangkara Negara, ketimbang hanya sebagai alat kekuasaan,” harapnya.

Sebelumnya, pembentukan komisi reformasi Polri merupakan salah satu tuntutan atau usulan yang disampaikan oleh Gerakan Nurani Bangsa (GNB). GNB adalah kelompok yang terdiri dari tokoh-tokoh lintas agama dan bangsa. FM03

Temukan kami di Google News.