Studi: Terlalu Lama Main Ponsel Saat BAB Berisiko Ambeien

(ilustrasi) Tanda pembeda gender yang biasa ada di depan pintu toilet. Foto: Istimewa
(ilustrasi) Tanda pembeda gender yang biasa ada di depan pintu toilet. Foto: Istimewa

Membawa ponsel ke toilet saat buang air besar (BAB) kerap dilakukan sebagian orang untuk menghindari rasa bosan. Namun, kebiasaan itu diungkap studi terbaru bisa berisiko menimbulkan masalah kesehatan.

Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal PLOS One mengungkapkan penggunaan ponsel dalam waktu lama di toilet. Dikaitkan peningkatan risiko terkena ambeien atau wasir, sebagaimana dilansir The Guardian.

Dalam studi itu, para peneliti dari AS melibatkan 125 partisipan orang dewasa yang sedang menjalani prosedur kolonoskopi program skrining kanker usus besar. Peserta diminta mengisi kuesioner soal pola makan.

Lalu, pola olahraga dan kebiasaan buang air besar, termasuk berapa lama mereka duduk di toilet serta apakah mereka sering sembelit. Peneliti turut menggali kebiasaan yang mereka lakukan saat main ponsel di toilet.

Kebanyakan, mereka menggunakannya untuk membaca berita atau scrolling media sosial. Kemudian, disesuaikan dengan faktor risiko umum ambeien seperti usia lanjut, kurang aktivitas fisik, dan asupan serat rendah.

Hasilnya, mereka yang menggunakan ponsel di toilet memiliki risiko 46 persen lebih tinggi terkena ambeien dibandingkan mereka yang tidak membawa ponsel. Sebanyak 37 persen menghabiskan lebih dari 5 menit.

Ahli gastroenterology, Trisha Satya Pasricha mengatakan, membaca di toilet sebenarnya bukan baru. Tapi, koran, majalah, atau buku yang dulu menghibur orang tidak sebanding dengan daya tarik TikTok dan Instagram.

“Seluruh model bisnis aplikasi-aplikasi ini adalah membuat Anda lupa waktu. Sebelum era TikTok hanya membaca koran atau apa pun yang tersedia. Tingkat gangguannya tidak separah sekarang,” kata Trisha, dikutip Sabtu (06/09/2025).

Trisha menduga, aplikasi-aplikasi yang ada di ponsel membuat orang duduk di toilet terlalu lama. Pada akhirnya, kebiasaan itu akan meningkatkan tekanan pada jaringan anus dan memicu ambeien.

“Kalau Anda hanya duduk-duduk di toilet, tekanan pasif ini lama-kelamaan bisa melemahkan jaringan ikat dan menyebabkan pembuluh darah di area tersebut membengkak,” ujar Trisha.

Dalam studi lanjutan terhadap mahasiswa, hampir semua responden mengaku membawa ponsel ke toilet. Ini menimbulkan kekhawatiran generasi muda bisa jadi mengalami ambeien lebih awal daripada generasi sebelumnya.

Ambeien memengaruhi hingga seperempat orang dewasa. Meskipun sebagian besar kasus bisa sembuh sendiri atau perawatan ringan, lebih dari 20.000 prosedur operasi ambeien dilakukan setiap tahunnya di Inggris.

“Buat batasan dua video TikTok saja, yang tidak boleh Anda lakukan adalah terjebak dalam siklus scrolling dan menonton TikTok sampai lupa tujuan awal Anda ke toilet,” ujar dia. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.