WHO Sebut 15.600 Warga Palestina di Gaza Butuh Evakuasi Medis Segera

Seorang bocah Palestina yang mengalami malnutrisi dan cerebral palsy digendong oleh ibunya di tempat pengungsian di Jalur Gaza, 25 Juli 2025. Foto: Istimewa
Seorang bocah Palestina yang mengalami malnutrisi dan cerebral palsy digendong oleh ibunya di tempat pengungsian di Jalur Gaza, 25 Juli 2025. Foto: Istimewa

Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, lebih dari 15.600 warga Palestina di Gaza membutuhkan evakuasi medis untuk mendapatkan perawatan khusus secepat mungkin. Termasuk, 3.800 anak-anak dari jumlah tersebut.

“Lebih dari 15.600 pasien butuh perawatan khusus, termasuk 3.800 anak-anak,” kata Tedros, dikutip Minggu (24/08/2025).

Di platform X, Tedros mengungkapkan krisis kemanusiaan yang semakin memburuk di Gaza dan masih dirasakan akibat bencana kelaparan dan pembunuhan massal oleh Zionis Israel. Ia menekankan, puluhan ribuan pasien di Gaza belum mendapatkan akses ke pengobatan.

Tedros kembali menyerukan upaya-upaya mendesak agar bantuan kemanusiaan bisa memasuki wilayah yang masih diblokade oleh Israel. Ia turut mendesak agar gencatan senjata diberlakukan lagi di Gaza untuk mencegah lebih banyak kematian warga Palestina di sana.

Tedros menyampaikan apresiasinya terhadap Uni Arab Emirate (UAE) yang memberikan bantuan dalam rangka menerima evakuasi medis dari Gaza. Meski begitu, ia menekankan, perawatan yang dibutuhkan pasien-pasien di sana masih jauh dari yang seharusnya.

“Kami berterima kasih kepada UAE atas bantuan evakuasi medis terhadap pasien-pasien kritis dari Gaza,” ujar Tedros. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.