Manfaatkan AI, Film ‘Diponegoro Hero’ Hanya Habiskan Biaya Rp 200 Juta

Cuplikan dari trailer film Diponegoro Hero: 200 Tahun Perang Jawa.
Cuplikan dari trailer film Diponegoro Hero: 200 Tahun Perang Jawa.

Film ‘Diponegoro Hero: 200 Tahun Perang Jawa’ menjadi film dengan tema pahlawan nasional yang menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan telah menjual 1.250 tiket sebelum hari pemutarannya. Hebatnya, pembuatan film ini hanya menghabiskan biaya sekitar Rp 200 juta.

“Hanya habiskan kurang lebih 200 juta rupiah yang kami gunakan untuk biaya produksi selama satu bulan, kalau film konvensional mungkin bisa menghabiskan waktu dan uang yang jauh lebih besar, alhamdulillah hasilnya bisa memanjakan mata penonton,” kata produser, King Bagus, dikutip Sabtu (16/08/2025).

Film yang diputar di Cinepolis Senayan Park Jakarta sejak Kamis (14/08/2025) itu menghadirkan kembali kisah heroik Pangeran Diponegoro dengan visual detail dan narasi yang belum pernah ada sebelumnya. Turut dihadirkan sebagai jembatan bagi generasi muda mengenang dan memaknai perjuangan tersebut.

Berdurasi 30 menit, tiap adegan merekonstruksi perjuangan gigih Diponegoro dalam Perang Jawa (1825–1830) melawan kolonial Belanda. Teknologi AI dimanfaatkan membangun suasana kota, medan perang, sampai karakter dengan detail tinggi, padukan riset sejarah mendalam dan kekuatan sinema modern.

CEO Mars Media, Koni mengatakan, meski belum sempurna banyak penonton menilai karya ini layak diputar di Istana pada HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Karenanya, mereka berencana memperpanjang durasi film jadi 1 jam dan memproduksi lebih banyak film edukasi AI bertema pahlawan nasional di masa depan.

“Perkembangan teknologi tidak bisa dibendung. Kita harus memanfaatkannya untuk tujuan positif, termasuk membuka peluang bagi siapa pun yang ingin menjadi kreator film,” ujar Koni. (Antara/WS05)