Bersepeda dan Berenang Mampu Tingkatkan Sensor Indra Kedelapan

(ilustrasi) Wisatawan bersepeda mengelilingi persawahan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali.
(ilustrasi) Wisatawan bersepeda mengelilingi persawahan di Desa Jatiluwih, Tabanan, Bali.

Studi yang diterbitkan dalam Psychology of Sport and Exercise mengaitkan rutinitas latihan aerobik dengan kesadaran mengenai sinyal internal tubuh dan kemampuan mengidentifikasi apa yang dirasakan oleh tubuh. Latihan aerobik yang mencakup gerakan otot berkelanjutan

Seperti jalan cepat, bersepeda, dan berenang yang ternyata dapat meningkatkan detak jantung dan kadar oksigen dalam tubuh. Hasil studi menunjukkan tiga sesi latihan aerobik sedang dalam sepekan berkontribusi peningkatan interosepsi, yang juga disebut sebagai indra kedelapan.

Interosepsi adalah kesadaran mengenai sinyal internal dari tubuh, yang membantu orang untuk memahami fungsi tubuh seperti detak jantung, pernapasan, rasa lapar, dan rasa haus.

Kesadaran ini penting untuk menjaga kesehatan dan membuat keputusan medis yang lebih baik. Dalam studi mereka, para peneliti selama 12 pekan meneliti sekelompok orang dewasa muda yang tidak aktif secara fisik.

Mereka bagi peserta jadi dua kelompok, satu kelompok diminta bersepeda tiga kali sepekan dan kelompok lainnya melanjutkan rutinitas mereka seperti biasa. Program latihan peserta mencakup dua fase yang terdiri atas latihan sedang selama enam pekan pertama dan latihan intens selama enam pekan kedua.

Setelah fase latihan pertama, para peneliti meminta peserta menghitung detak jantung mereka tanpa memeriksa denyut nadi. Hasilnya menunjukkan peserta merasa lebih percaya diri dengan kesadaran mereka tentang fungsi tubuh mereka.

Dengan kesadaran untuk mengenali sinyal dari tubuh, orang bisa lebih cepat dan tepat waktu dalam mengambil keputusan mengenai kesehatan mereka. Selain itu, kesadaran mengenali sinyal tubuh dapat membantu orang mengatur emosi serta mengurangi stres dan kecemasan. (Antara/WS05)

Temukan kami di Google News.