Nyeri sendi bisa datang kapan saja dan menyerang individu berbagai usia. Mulai dari usia 30-60 bisa merasakan kekakuan atau suara tulang seperti retak. Karenanya, pencegahan sejak dini dengan menjaga tulang dan sendi akan membuat kualitas hidup lebih baik pula.
Dr Prachi Sravaiya dari Departemen Fisioterapi Muskuloskeletal KJ Somaiya College of Physiotherapy, Mumbai, mengatakan, hampir setiap hari ditemukan pasien yang menunda peratawan. Bahkan, sebagai fisioterapis, kerap ditemui pasien yang perawatannya sudah terlambat.
“Anda tetap bisa bergerak, bebas rasa sakit, dan mandiri di usia lanjut dengan gaya hidup yang tepat di masa muda anda,” kata Prachi, Selasa (05/08/2025).
Prachi menyarankan beberapa kiat yang bisa dilakukan dalam rangka mengurangi resiko nyeri sendi. Pertama, jangan abaikan rasa sakit karena tanda-tanda seperti nyeri, kaku atau bengkak berarti tubuh memberi peringatan awal yang bisa jadi komplikasi panjang.
Skrinning awal, konsultasi ortopedi dan fisioterapi disarankan demi kesehatan tulang sendi. Tapi, Prachi menekankan, harus tetap aktif karena aktivitas fisik meningkatkan kesehatan tulang dan sendi, olahraga sedang selama 30 menit sehari setidaknya tiga kali satu pekan.
“Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, yoga, olahraga dapat jadi pilihan,” ujar Prachi.
Kemudian, jaga berat badan, pola makan sehat dan aktivitas fisik secara teratur dapat menjaga indeks massa tubuh. Berjemur di bawah matahari pagi selama 15 menit sehari dan menambahkan makanan kaya kalsium, vitamin D menjadi nutrisi yang penting bagi tulang.
Tetap terhidrasi karena air membantu menjaga tulang rawan tetap lembut dan terlumasi, sehingga mengurangi gesekan antartulang. Disarankan minum 10-12 gelas air putih setiap hari. Pertahankan postur tubuh yang baik, latih dengan tetap saat berdiri, berjalan, duduk.
Bahkan, tidur dapat berpengaruh pada postur tubuh dan membungkuk mampu mengganggu tulang belakang di masa depan. Gerakan mulai dari mengangkat kantong belanja hingga membungkuk saat mengambil sesuatu dapat memengaruhi sendi. Hindari gerakan tiba-tiba.
“Terapkan gaya hidup sehat dengan menghindari rokok dan tidak mengonsumsi alkohol, hal ini karena keduanya memengaruhi kepadatan tulang,” kata Prachi. (Antara/WS05)
