TikTok Luncurkan Footnote, Sistem Pemeriksa Fakta Seperti Community Notes Milik X

Tampilan fitur Footnotes di TikTok, Gambat: dok. TikTok

TikTok kini meluncurkan fitur Footnotes, sebuah sistem pemeriksaan fakta berbasis kontribusi pengguna yang serupa dengan Community Notes milik X.

Fitur ini dirilis sebagai program percontohan di Amerika Serikat, memungkinkan pengguna untuk menambahkan dan menilai catatan pada video. Dilansir dari Tech Crunch, semua pengguna di Amerika Serikat sekarang dapat melihat catatan yang telah dinilai bermanfaat oleh komunitas, serta ikut memberikan penilaian.

Sama seperti sistem sejenis lainnya, TikTok menggunakan algoritma khusus untuk mencari konsensus dari pengguna dengan pandangan beragam. Jika catatan dinilai bermanfaat oleh pengguna dari berbagai sudut pandang, catatan tersebut akan dianggap lebih kredibel. Pendekatan ini juga dirancang untuk mencegah manipulasi suara sepihak.

Tujuan utama fitur ini adalah untuk memberikan konteks tambahan pada video yang beredar, terutama karena terkadang pengunggah video tidak sengaja menyebarkan informasi yang kurang lengkap atau belum diperbarui.

Konsep fitur semacam ini bukanlah hal baru. X (sebelumnya Twitter) telah mengembangkannya sejak 2020 dengan nama Birdwatch, yang kemudian diperluas secara global pada 2022. Kesuksesan Community Notes di X mendorong platform lain untuk mengadopsi sistem serupa. Meta, misalnya, mengganti program pemeriksa fakta tradisionalnya dengan versi Community Notes pada awal tahun ini. YouTube juga sudah bereksperimen dengan fitur serupa bernama Notes sejak tahun lalu.

Meskipun meluncurkan Footnotes, TikTok menegaskan bahwa fitur ini tidak akan menggantikan Global Fact-checking Program yang telah mereka jalankan. TikTok akan terus bekerja sama dengan lebih dari 20 lembaga pemeriksa fakta terakreditasi The International Fact-Checking Network (IFCN) di 130 negara yang mencakup lebih dari 60 bahasa.

Untuk menjadi kontributor Footnotes, pengguna di AS harus berusia minimal 18 tahun, telah aktif di platform selama lebih dari enam bulan, dan tidak memiliki pelanggaran kebijakan komunitas baru-baru ini. Hingga saat ini, hampir 80.000 pengguna di Amerika Serikat telah terdaftar sebagai kontributor. (Way02)

Temukan kami di Google News.