Inisiatifnews.com – Praktisi hukum yang juga direktur eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (PMH) Habib Muannas Alaidid kaget ada lagi kepala daerah yang terjaring operasi penangkapan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut hematnya, situasi ini sering kali muncul lantaran efek samping dari biaya politik yang sangat tinggi di Indonesia. Dan kasus-kasus semacam ini masih mungkin akan kembali terjadi.
“Innalilahi, banyak korupsi kepala daerah akibat biaya politik yang tinggi, ini bakal terus terjadi,” kata Muannas, Sabtu (27/2/2021).
Karena biaya politik yang tinggi, tak jarang mereka yang mau ikut berkontestasi politik harus meminjam uang atau menggandeng pengusaha tertentu. Akibatnya, mereka seperti tersandera dengan keadaan.
“Tidak sedikit calon kepala daerah sampai meminjam dan meminta dana sponsor saat kampanye, ini beban kembalikan pinjaman kadang dikompensasi dengan proyek-proyek,” tutur Muannas.
“Yang lain bisa jadi karena belum ketauan,” imbuhnya. []
