Muannas Alaidid Sayangkan KontraS dan Fadli Zon Langkahi Komnas HAM

Muannas Alaidid.
Foto : Istimewa.

Koordinator KontraS, Fatia Maulidiyanti menegaskan bahwa penembakan terhadap 6 laskar Front Pembela Islam (FPI) hingga tewas merupakan bagian dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Fatia Maulidiyanti juga mengatakan, bahwa penembakan di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek itu memiliki unsur kesewenang-wenangan institusi kepolisian.

Bacaan Lainnya

“Ini pelanggaran HAM, karena adanya penembakan sewenang-wenang yang memang dilakukan oleh institusi negara melalui kepolisian,” tegas Fatia dalam diskusi Indonesia Leaders Talk ‘6 Nyawa dan Kemanusiaan Kita’ di kanal YouTube Front TV, Jumat (25/12).

Merespons hal ini, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon sepakat dengan KontraS, bahwa peristiwa kematian 6 laskar FPI ini merupakan pelanggaran HAM.

“Saya membaca bahwa Koordinator KontraS (Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan) menyatakan ini sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Saya kira sudah ada tokoh dan pakar yang menyatakan hal serupa,” jelas Fadli Zon, Sabtu (26/12).

Dalam kanal YouTube-nya, Fadli Zon mengatakan bahwa peristiwa penembakan yang menghilangkan nyawa enam laskar FPI merupakan pelanggaran HAM. Ia juga berharap kematian enam orang tersebut termasuk mati syahid.

“Saya termasuk yang menyatakan bahwa peristiwa itu adalah pelanggaran hak asasi manusia, karena telah menghilangkan nyawa 6 orang anak-anak muda Indonesia,” jelas Fadli Zon. []

Temukan kami di Google News.