Mahfud MD Ingatkan Pentingnya Islam Wasathiyah di Negara Pancasila

Tak Ada Islamophobi di Zaman Jokowi

Di luar itu, Mahfud mengatakan, Islam dari waktu ke waktu mengalami kemajuan. Diakui Mahfud, sebelum merdeka dan satu dasawarsa setelah merdeka, orang Islam masih disudutkan. Tidak banyak diberi peran. Namun, lambat laun, Islam mulai mendapat tempat. Hingga kini, pemeluknya bebas mendapat hak yang setara dan bahkan menempati berbagai posisi penting di republik ini.

Bacaan Lainnya

Karenanya, dia membantah, di bawah pemerintahan Presiden Jokowi, terjadi islamophobia.

“Awal kemerdekaan, mau jadi tentara nggak boleh. Tapi sekarang, semua berubah. Makanya salah kalau orang menyebut ada islamophobi. Pak Tito (Mendagri) ngajinya pinter. Jadi imam kelasnya bukan Qulhu. Surat panjang, beliau fasih. Tapi bisa jadi Kapolri, bisa jadi menteri,” sebutnya.

Selain itu, perkembangan Islam juga maju pesat. Tak ada larangan kegiatan keagamaan. Di kabinet, kantor kementerian, BUMN, kantor pemerintahan, banyak musholla dan acara kajian keagamaan yang tumbuh subur dan gampang ditemui.

Begitu pula di lembaga pendidikan. Pesantren tradisional maupun lembaga keagamaan modern tumbuh subur dan berkembang berkat perjuangan K.H Wahid Hasyim pada tahun 50 an, yang mendesak ponpes dan lembaga pendidikan keagaman diberi posisi yang setara dengan sekolah umum.

“Di kantor polisi, ada pengajian, Kapolresnya pintar ngaji, pintar dakwah. Di kantor TNI juga demikian. Di kampus-kampus, Islam sudah terang-terangan. Dulu sampai akhir 70-80 malu-malu. Pakai jilbab jarang. Sekarang semua pakai jilbab. Tidak ada sekali lagi islamplophobi saat ini. Kalau ada yang bilang, itu pihak yang kalah saja. Kalau ada pertentangan, ya karena nggak kebagian aja. Karena yang diserang mereka juga memperjuangkan Islam,” bebernya.

Selain itu, perlu juga kembali memaknai kata jihad yang selama ini disalahartikan atau dimaknai sesuai pemahaman yang sempit. Padahal, substansi jihad adalah perjuangan yang membawa kebaikan. Bukan hanya perang konvensional.

Temukan kami di Google News.