Inisiatifnews.com – Ketua Umum DPP PA 212, Ustadz Slamet Maarif mengapresiasi keputusan DPR maupun Pemerintah dalam membatalkan pembahasan RUU Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dari agenda program legislasi nasional (Prolegnas).
Sementara terkait dengan RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), ia mengaku belum mendapatkan drafnya. Namun ketika sudah mendapatkannya nanti pihaknya akan mempelajarinya dengan seksama terlebih dahulu.
“Kita akan pelajari detail PIP itu isinya apa, di balik itu ada apa,” kata Slamet Maarif saat ditemui di sela-sela agenda Munas II PA 212 di Az Zikra, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (18/7/2020).
Pun demikian, apapun rencana DPR maupun Pemerintah, Slamet memperingatkan agar tidak ada upaya apapun untuk memberikan celah kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) maupun ideologi komunisme.
“Yang jelas RUU itu kalau tetap mengarah pada peluang bangkitnya komunis, pasti akan kami lawan. Dan kami juga akan berjuang agar (RUU) dicabut dari pembahasan prolegnas nanti,” ujarnya.
Kemudian, Slamet pun mengatakan, bahwa dalam mempelajari RUU PIP ini nanti, perlu ada keterlibatan para tokoh, pensounan TNI maupun para ahli tata hukum negara maupun ahli hukum pidana.
“Perlu kajian para ahli tata negara, kajian dari hukum pidana, kajian dari purnawirawan TNI dan kita akan kumpulkan. Setelah Munas kita akan diskusi publik bongkar itu semua, nanti rekomendasinya apa nih, baru nanti langkah perjuangan kita akan tentukan,” terangnya. [NOE]
