Marzuki Alie Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Ada Moral Hazard Usai COVID-19

Marzuki Ali
Marzuki Ali.

Kita harap pemerintah tidak ulangi kebijakan yang salah yang untungkan kelompok tertentu dan rugikan masyarakat,

Inisiatifnews.com – Mantan Ketua DPR RI, Marzuki Alie menilai bahwa krisis yang dialami tahun 2020 ini berbeda dengan krisis di tahun-tahun sebelumnya baik tahun 1998 maupun 2008.

Bacaan Lainnya

“Krisis 2020 beda dengan 1998 dan 2008, hampir semua sektor terdampak, tidak terkecuali UMKM apalagi mereka yang masih bersifat konvensional. Kecuali kalau UMKM yang sudah andalkan online masih ada yang bisa bertahan,” kata Marzuki Alie dalam Seminar Nasional yang digelar oleh Pasca Sarjana STIAMI, Kamis (18/6/2020).

Karena sektor UMKM juga sangat terpuruk, sehingga jumlah kemiskinan semakin meningkat seiring dengan banyaknya pengangguran baru karena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Bagi UMK yang selama ini berusaha secara konvensional jadi betul-betul terdampak bahkan berhenti, tingkat pengangguran dan jumlah orang miskin meningkat,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo yang menggelontorkan dana stimulus sebesar Rp 677,2 triliun. Marzuki Alie berharap dana besar itu bisa benar-benar mengatasi kondisi ekonomi Indonesia yang tengah terpuruk.

“Hadapi krisis pemerintah siapkan dana Rp 600-an triliun. Tapi apapun kebijakan pemerintah tentu banyak sekali kritik dengan berbagai argumentasi,” pungkasnya.

“Apapun langkah pemerintah harapan kita bisa menghasilkan hasil terbaik bagi kepentingan rakyat. Tapi waspada juga kalau ada gelombang covid baru,” imbuhnya.

Awas moral hazard

Lebih lanjut, mantan Sekjen DPP Partai Demokrat itu pun mewanti-wanti kepada pemerintah pusat agar tidak muncul moral hazard dalam penanganan krisis nasional karena COVID-19.

“Setiap krisis pasti ada moral hazard,” kata Marzuki.

Ia pun menyontohkan moral hazard yang sering menjadi buntut pasca penanganan krisis bisa dilihat dari pasca 1998. Kemudian tahun 2008 juga muncul skandal Bank Century.

“Tahun 2008 terjadi krisis karena harga minyak dunia meningkat. Walaupun krisis ini tidak berjalan lama tapi terjadi moral hazard dan kita tahu terjadi kasus Bank Century, tapi ini bisa debatable,” jelasnya.

Oleh karena itu, Marzuki Alie mengharapkan agar pemerintah tidak salah mengambil langkah dan kebijakan di tengah pandemi ini, yang bisa berujung pada moral hazard.

“Kita harap pemerintah tidak ulangi kebijakan yang salah yang untungkan kelompok tertentu dan rugikan masyarakat,” tegasnya. [NOE]