Inisiatifnews.com – Juru bicara penanggulangan Covid-19, Achamd Yurianto memberikan informasi tentang update data kasus Novel Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia.
Disampaikan Yuri, informasi ini didapat dari update dari seluruh rumah sakit yang ada di seluruh Indonesia, bahwa ada 247 orang dinyatakan positif Covid-19.
“Hari ini 7 April 2020 pukul 12.00 WIB, kita dapatkan kasus baru confirm pemeriksaan PCR Covid-19 sebanyak 247 orang sehingga total kasus menjadi 2.738 orang,” kata Yuri saat konferensu pers di BNPB, Jakarta Timur, Selasa (7/4/2020).
Kemudian untuk kasus sembuh dikabarkan sudah ada 204 orang, dan untuk kasus meninggal dunia per hari ini ada penambahan 12 orang.
“Kasus sembuh bertambah 12 orang sehingga menjadi 204 orang. Kasus meninggal bertambah 12 orang sehingga menjadi 221 orang,” terangnya.
Dengan adanya penambahan kasus dalam perbaruan data Covid-19, Yuri menyampaikan bahwa sebenarnya masih ada imbauan pemerintah dan protokol kesehatan yang tidak dijalankan oleh sebagian masyarakat Indonesia. Termasuk adanya orang yang terjangkit virus Covid-19 namun tidak mengetahui sehingga menjadi carrier.
“Gambaran-gambaran yang saya sampaikan pada data hari ini menunjukkan bahwa masih terjadi penularan di luar rumah sakit. Masih ada orang sakit mengandung virus tapi tidak merasakan dirinya sakit yang masih berada di tengah-tengah kita. Inilah yang harus segera kita hentikan,” tuturnya.
Ia pun kembali menyerukan kepada masyarakat agar patuh kepada protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona itu.
“Mari kita patuh dan disiplin mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir. Mari kita patuh dan disiplin memakai masker. Mari kita patuh dan disiplin menjaga jarak aman. Dan mari kita patuh dan disiplin untuk tetap tinggal di rumah,” seru Yuri.
Termasuk kepada masyarakat yang berada di zona merah dan terdapat kasus Covid-19, salah satunya adalah wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya agar melakukan physical distancing serta work from home.
“Patuhi ketentuan-ketentuan tentang aturan-aturan pembatasan sosial berskala besar untuk saudara-saudara yang berada di DKI dan sekitarnya,” imbuhnya.
Selain itu, Yuri juga kembali mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah perantauan dan wilayah tersebut sudah terjadi suspect Covid-19 agar tidak pulang kampung dengan alasan apapun.
“Tidak perlu mempertimbangkan untuk pulang kampung hari ini. Kita lindungi saudara-saudra kita yamg di kampung, kita melindungi orang tua kita yang berada di kampung,” tegasnya.
“Insya Allah dengan cara yang seperti ini maka dengan cepat kita bisa mengendalikan laju dari penularan penyakit Covid-19,” tutupnya. [NOE]
