Jakarta, Inisiatifnews.com – Hari ini elemen 212 kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar India. Dalam aksinya, tujuan mereka masih sama yakni menyampaikan protes secara langsung kepada dubes India terkait dengan aksi kekerasan dan intimidasi kaum muslimin di India.
Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budi Sartono melarang seluruh jajarannya untuk tidak membawa sejata api jenis apapun.
“Pengamanan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dengan SOP yang sudah diatur yaitu tidak menggunakan senjata api,” kata Kombes Pol Budi dalam apel siapa pengamanan di sekitar Kedubes India, Jl HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2020).
Ia juga meminta para komandan pleton (Danton) dan komandan kompi (Danki) untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh kepada anggotanya yang memiliki hak penggunaan senjata api, agar senjata tersebut ditanggalkan saat pengamanan aksi unjuk rasa ormas Islam itu.
“Danton Danki dipastikan tidak ada yang memegang Senpi pada pengamanan hari ini,” tegasnya.
Kemudian, Kombes Pol Budi juga mengimbau kepada jajarannya untuk bersikap humanis kepada massa aksi dan mengimbau mereka agar tetap menjalankan aksi penyampaian pendapat secara tertib.
“Semua fungsi berperan seperti Binmas memberikan himbauan agar masa tidak rusuh, Samapta silahkan diatur bergantian jaga,” imbaunya.
Perlu diketahui bahwa elemen 212 kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes India. Ini adalah aksi kedua setelah pekan lalu mereka menggelar aksi yang sama.
Untuk menjaga agar aksi tersebut berjalan dengan lancar dan tertib, Polisi menerjunkan 1.430 personilnya. [NOE]
