Inisiatifnews.com – Hari ini Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) MPO tengah menggelar Kongres ke 32 di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) 29 Februari hingga 5 Maret 2020. Dalam kegiatan itu, akan dicari Ketua Umum untuk PB HMI MPO periode 2020-2022.
Salah satu calon ketua umum PB HMI MPO, Ahmad Latupono mengatakan bahwa dalam menyongsong generasi muda Indonesia yang lebih progesif, perlu adanya penerapan mental dan karakter yang kuat di dalam diri para kader organisasi Kemahasiswaan itu.
“Kita punya pekerjaan rumah yang besar bagaimana organisasi kita tercinta ini mampu mencetak kader HMI yang progresif,” kata Ahmad Latupono kepada Inisiatifnews.com, Minggu (1/3/2020) malam.
Selain menciptakan kader-kader yang progresif untuk masa depan organisasi yang lebih baik ke depannya, Ketua Umum HMI cabang Jakarta 2013-2014 juga tertantang untuk bagaimana menjadikan para kader HMI MPO berkarakter kuat dengan rasa nasionalismenya.
“Menciptakan kader HMI yang cinta tanah air dan menghasilkan kader HMI yang tangguh dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia kita tercinta. Ini sangat penting,” ujarnya.
Mengapa menurutnya sangat penting, karena bagi anggota Komisi Politik PB HMI 2016-2018 itu, seorang kader HMI di manapun berada harus mampu mendedikasikan dirinya untuk menjaga dan merawat NKRI tetap utuh.
“Sebagai organisasi yang besar, para kader hijau hitam harus siap dan mampu mengaktualisasi diri dan mengupgrade untuk bagaimana ikut merawat Negara ini tetap utuh,” tegasnya.
“Karena masa depan Indonesia ke depan ada di tangan kita para generasi mudanya,” tambah Ahmad Latupono.
Saat ditanya tentang kesiapannya maju dalam bursa pemilihan Ketua Umum PB HMI MPO periode 2020-2022, aktivis Mahasiswa yang karib disapa Anyong itu mengaku siap.
“Demi pengabdian yang lebih besar, Bismillahirrahmaanirrahim, saya Ahmad Latupono siap mewakafkan diri saya untuk HMI yang berkemajuan. Mohon dukungan dan doanya,” tambahnya. [NOE]
