Dasco Dorong KSPI Bentuk Parpol

Sufmi Dasco Ahmad
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. [foto : Inisiatifnews.com]

Inisiatifnews.com – Wakil ketua umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menantang kepada para pekerja Indonesia untuk membentuk partai politik baru untuk menjadi wadah perjuangan kaum buruh tanah air.

“Gagasan besar ke depan adalah menyatukan kekuatan, saya tantang buruh untuk buat satu partai politik sendiri,” kata Dasco dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI di Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020).

Bacaan Lainnya

Ia menilai jika seandainya ada wadah partai politik di kalangan buruh, maka kekuatan kaum buruh Indonesia tidak akan tercerai-berai.

“Sehingga kekuatan buruh tidak terpecah-pecah dalam partai politik,” ujarnya.

Untuk memberikan kekuatan dan semangat pembentukan partai buruh, Wakil Ketua DPR RI itu memberikan saran agar belajar ke partai-partai buruh yang sukses di luar negeri.

“Kalau untuk memperjuangkan kita perlu tiru Inggris dan Jerman yang partai buruhnya terbilang sukses,” pungkasnya.

Sekilas menyinggung rencana pemerintah untuk membahas RUU Cipta Lapangan Kerja, Dasco menyampaikan bahwa DPR pun sejauh ini belum menerima draft omnibus law itu dari pemerintah pusat.

“DPR sampai hari ini belum terima draftnya, yang beredar itu merupakan dari tim yang sudah dibuat. Saya juga dapat info setelah dapat masukan-masukan dan RUU itu berubah namanya jadi Omnibis Law Cipta Kerja,” jelas Dasco.

Oleh karena itu, secara resmi ia menyatakan belum bisa berkomentar apapun terkait dengan wacana pembahasan RUU Cipta Lapangan Kerja yang saat ini masih menjadi concern KSPI itu.

“Mari kita sama-sama tunggu draft resmi dari pemerintah. Kali ini kita akan coba memberikan kesempatan pihak yang merasa terkena dapak dengan membuat daftar inventarisasi masalah,” imbuhnya.

Sementara itu, ia berharap agar penolakan demi penolakan terhadap rencana pemerintah itu dengan kepala dingin dan melalui forum-forum ilmiah seperti seminar dan diskusi.

“Dengan diskusi sampai matang, kita bisa menghemat biaya dan tenaga sehingga tidak perlu turun ke jalan. Mari kita godog, mana yang jadi masalah dan mari kita cari solusinya,” tuturnya.

Terakhir, Dasco pun berharap besar agar RUU tersebut bisa mengakomodir semua pihak baik itu para pekerja, calon pekerja maupun dari sisi pengusaha sekalipun.

“UU ini harus bisa menyangkut pencari kerja, pekerja dan juga pengusaha,” tandasnya. [NOE]