Kemenpora Komitmen Tingkatkan Kualitas Pemuda Indonesia

Asrorun Ni’am Soleh
Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Asrorun Ni’am Soleh. [foto : Istimewa]

Inisiatifnews – Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Niam Soleh menyampaikan bahwa pihaknya memiliki perhatian besar pada generasi muda Indonesia.

Salah satunya adalah bagaimana meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Bacaan Lainnya

“Kemenpora RI juga concern pada peningkatan mutu dengan program yang bersifat spesifik dengan target group khusus, kemudian dintervensi secara intensif untuk mengembangkan kemampuan spesifik. Bisa jadi dengan anggaran yang besar dengan segmen yang kecil akan tetapi memiliki multiplayer effect kepada pemuda lainnya,” kata Niam di Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Untuk mengimplementasikannya, Niam mengarakan bahwa berbagai kegiatan telah digelar sepanjang tahun 2019. Antara lain ; pengembangan kepemimpinan pemuda, kewirausahaan pemuda, keperloporan dan kesukarelawanan pemuda, apresiasi pemuda yang berprestasi serta kordinasi lintas sektor kementerian pelayanan kepemudaan.

Di bidang kepemimpinan pemuda, deputi bidang pengembangan pemuda mendorong adanya kepemimpinan individu dengan program literasi media, literasi pemilih pemula, literasi digital, pelatihan bela negara, dan pelatihan kepemimpian dasar.

Dalam konteks lepemimpinan domestik dengan pelatihan kepemimpinan dalam rumah tangga yang berisi literasi komptensi berkeluarga bagi pemuda. Sementara itu, di dalam konteks kepemimpinan publik dilakukan dengan mendorong berbagai aktivitas pelatihan dan pendampingan peningkatan kapasitas kepemimpinan dalam organisasi.

Kemudian di dalam bidang kewirausahaan pemuda, pihaknya juga mendorong penumbuhan minat dan bakat kewirausahaan dalam kuliah kewirausahaan dengan menggandeng perguruan tinggi, pemerintah daerah, pondok pesantren dan kemunitas serta organisasi kepemudaan. Kemenpora juga memberikan dukungan fasilitasi permodalan kepada wirausaha pemuda, serta apresiasi wirausaha muda yang berprestasi.

Selanjutnya, di dalam bidang kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda, Niam juga mengatakan bahwa Kemenpora melalui deputi yang dipimpinnya juga mendorong kepeloporan dan kesukarelawanan pemuda dengan program pengembangan kepeloporan pemuda yakni kepeloporan pemuda di pedesaan, forum lintas agama, serta pertukaran pemuda antar negara.

“Selanjutnya ialah pengambangan jiwa kesukarelawanan dengan program pelatihan pemuda tanggap bencanan dan relawan pemuda rawan sosial,” papar Asrorun Ni’am yang juga masih aktif sebagai akademisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Usai menuntaskan target program tahun 2019, Niam juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan program unggulan yang diikhtiarkan sebagai upaya menopang program prioritas nasional.

Program-program tersebut akan menyasar antara lain ; memberikan dukungan kepada peningkatan kesukarelawanan dan kepeloporan pemuda dalam menjawab permasalahan kontemporer, dukungan pada peningkatan partisipasi publik dan penguatan ideologi bangsa, moderasi beragama pemuda serta kepemimpinan pemuda.

Selain itu, program tersebut dikatakan Niam juga akan mendukungan pada peningkatan keterampilan wirausaha pemuda, mendukungan pada peningkatan hak reproduksi, peningkatan komptensi pranikah serta kepemimpinan domestik bagi pemuda, penguatan pengarusutamaan gender dalam pengembangan kepemudaan serta Penguatan pelaksanaan Perpres Nomor 66 tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggaraan Pelayanan Kepemudaan dan Apresiasi Pemuda Berprestasi.

Perlu diketahui, bahwa semangat yang menjadi dasar Niam ini juga karena faktor bonus demografi yang menjadi berkah tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Di mana segmen pemuda Indonesia saat ini untuk rentang usia 16-30 tahun mencapai angka 63,82 juta atau 24,15% dari populasi masyakarat Indonesia pada tahun 2018.

“Dengan angka yang sangat besar segmen pemuda ini, kementerian pemuda olah raga sebagai leading sector pengembangan kepemudaan memiliki tugas dan tanggung jawab dari tahun ketahun semakin besar,” papar Niam.

Terakhir, Niam mengatakan bahwa apapun yang diperjuangkan Kemenpora saat ini untuk mengelola pemuda Indonesia, namun tanggungjawab ini sejatinya bukan hanya milik pemerintah saja, tapi seluruh pihak dan stakeholder yang ada.

“Pengembangan potensi pemuda perlu menjadi perhatian berbagai pihak, tidak hanya menjadi perhatian Kemenpora saja, tapi harus menjadi perhatian semua pihak, walaupun tanggung jawab utamanya ada di kemenpora RI,” tutupnya. [NOE]

Temukan kami di Google News.