Kemenag Silahkan Warga Tegur Penceramah yang Tebar Adu Domba

Zainut Tauhid Sa'adi
Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Sa'adi.

Inisiatifnews – Wakil Menteri Agama, KH Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan bahwa masyarakat bisa pro aktif untuk menghambat ujaran-ujaran kebencian dan fitnah melalui metode ceramah keagamaan.

Caranya adalah dengan menegur penceramah yang bersangkutan secara langsung agar tidak menggunakan materi ceramah dan dakwah dengan narasi adu domba dan fitnah.

Bacaan Lainnya

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat untuk berani, mengingatkan, menegur kepada setiap penceramah yang menebarkan kebencian, yang melakukan fitnah, adu domba,” kata Zainut Tauhid di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2019).

Bagi Zainut Tauhid, seharusnya masyarakat sendiri tidak membiarkan apalagi mendukung ujaran kebencian, fitnah dan adu domba jika ada dai atau penceramah yang melakukan hal itu. Apalagi konten ceramah semacam itu juga tidak bisa dibenarkan baik secara hukum positif kenegaraan maupun hukum dan akhlak agama.

Maka sudah semestinya masyarakat dan jamaah sendiri bisa mengontrol materi ceramah seperti apa yang layak untuk didengarkan.

“Kalau ada penceramah yang jelas-jelas misalnya menyampaikan ujaran kebencian, fitnah, adu domba, masyarakat harus berani dong menegur. Jangan dibiarkan,” tuturnya.

Statemen Zainut Tauhid ini juga untuk menyikapi konten ceramah dan dakwah yang membawa materi adu domba, ujaran kebencian dan fitnah. Salah satunya adalah yang dilakukan oleh Jafar Shodiq bin Sholeh Alatas.

Saat ini, Jafar Shodiq sudah diamankan oleh Kepolisian untuk diproses secara hukum. []